Generali Indonesia Lindungi Pelari di Borobudur Marathon 2024 Wujudkan Sustainable Lifestyle
- jogja.viva.co.id/ Cahyo PE
Jogja, VIVA Jogja – Rangkaian acara olahraga yang didukung PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (“Generali Indonesia”) tahun ini masih terus berlanjut. Memasuki acara ke 6 (enam) dari seluruh rangkaian sepanjang setahun penuh, Generali Indonesia kembali mendukung ajang lari berskala internasional bergengsi, Bank Jateng Borobudur Marathon 2024.
Dukungan Generali Indonesia sebagai official insurance partner di ajang ini kembali diwujudkan dengan memproteksi lebih dari 10.000 pelari Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 atas risiko kesehatan dan perlindungan jiwa yang diakibatkan oleh kecelakaan termasuk berbagai risiko yang berhubungan langsung dengan olahraga lari selama acara berlangsung, sehingga pelari dapat fokus finish tanpa keraguan dan mencetak personal best mereka.
Seremoni pemberian perlindungan diberikan kepada perwakilan pelari yang diserahkan oleh manajemen Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama selaku Chief Marketing and Partnership Distribution yang didampingi oleh Windra Krismansyah selaku Head of Corporate Communications.
Seremoni ini dilakukan saat penyelenggaraan acara pada Minggu, 1 Desember 2024 di Taman Lumbini, Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Chief Marketing and Partnership Distribution Vivin Arbianti Gautama mengatakan total lebih dari 44.000 pelari Borobudur Marathon telah terlindungi Generali Indonesia sejak tahun 2018 hingga saat ini.
“Kami bangga bisa terus menjadi bagian dari ajang berskala internasional Borobudur Marathon. Sebagai dukungan agar pelari dapat mengeluarkan potensi terbaiknya, perlindungan Generali Indonesia terus hadir guna memastikan para pelari lebih tenang selama acara berlangsung," ucap Vivin.
"Di tahun ke-7 ini, kolaborasi Generali Indonesia dan Borobudur Marathon juga sudah semakin kuat dalam mendukung gaya hidup sehat melalui olahraga. Kami terus bergandengan tangan untuk mempromosikan sustainable lifestyle sekaligus meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya proteksi asuransi sebagai perlindungan saat terjadi risiko sakit maupun meninggal dunia," sambung Vivin.