Konsumsi BBM akan naik hingga 22 Persen
- jogja.viva.co.id/ Cahyo PE
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah telah mengantisipasi lonjakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di area Jawa Tengah bagian tengah termasuk Yogyakarta dengan menambah pasokan 18 hingga 22 kali lipat dari konsumsi saat normal.
Area Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan dalam keterangan tertulisnya menyatakan, pasokan BBM dalam kondisi aman dan telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Menurutnya, dengan persiapan tersebut, dipastikan tingkat ketersediaan BBM akan aman atau tidak akan terjadi kelangkaan di sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 2025. Penambahan pasokan juga akan dipusatkan pada titik-titik strategis, terutama di sekitar exit tol fungsional Tamanmartani, di Sleman DIY, untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM masyarakat,
“Pertamina menyiapkan SPBU portable dengan kapasitas 100 liter per hari serta layanan Bright Gas Shop dengan konsumsi sekitar 300 liter per hari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM di tengah kemungkinan kepadatan lalu lintas," ujarnya.
Diprediksi, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025, lonjakan konsumsi BBM akan mencapai 22 persen (%), dan akan terjadi di jalur tol, karena rata-rata pemudik akan menggunakan jalur tol khususnya tol fungsional ke Yogya dan Solo.