Gerindra Kulonprogo Dukung Pembebasan Utang UMKM

Ketua DPC Partai Gerindra Kulonprogo, Ika Damayanti Fatma Negara
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kulonprogo menyambut positif dan sangat mendukung program pembebasan hutang piutang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diterbitkan Presiden RI Prabowo Subianto.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Hal itu ditekankan, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kulonprogo, Ika Damayanti Fatma Negara.

"Kami yakin tidak hanya Fraksi Gerindra saja yang mendukung kebijakan Presiden Prabowo ini. Tapi juga disambut baik masyarakat Kabupaten Kulonprogo terutama para pelaku UMKM yang saat ini sedang terlilit utang piutang," kata Ika Damayanti di Kantor DPC Partai Gerindra Kulonprogo, Wates, Rabu (07/05/2025).

img_title Lima Kalurahan di Kulonprogo Lunas PBB-P2, Realisasi Pajak Baru 71 Persen

Menurut Ika, kebijakan pembebasan hutang piutang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan solusi cerdas dalam membantu sekaligus mengangkat para pelaku UMKM dari keterpurukan usaha.

Kebijakan ini bertujuan untuk membantu para petani, nelayan dan pelaku UMKM yang merupakan produsen pangan penting bagi bangsa, agar mereka dapat melanjutkan usaha mereka dengan lebih tenang dan produktif.

img_title TMMD Sengkuyung Tahap III di Kulonprogo: Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa Kalirejo

Ika melanjutkan dengan terbebasnya para pelaku UMKM dari utang piutang di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja, maka harapan kita, para pelaku UMKM akan segera bangkit dari keterpurukan.  "Kebijakan ini juga memberikan kesempatan baru bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan kembali," tandasnya.

Politisi muda Partai Gerindra tersebut juga berpesan kepada para pelaku UMKM agar memiliki rasa tanggungjawab dalam menikmati kebijakan populis Presiden Prabowo tersebut.  "Ya tentu kita berharap teman-teman pelaku UMKM yang mendapat kemudahan untuk benar-benar memiliki niat dan tekad mengembangkan usaha mereka. Sehingga ke depan bisa sejahtera," tuturnya.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan kebijakan penghapusan utang bagi pelaku UMKM melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47/ 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM. Kebijakan itu  ditandatangani 5 November 2024 di Istana Merdeka, Jakarta.

PP tersebut menjadi dasar hukum bagi penghapusan piutang macet yang dimiliki UMKM di sektor-sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan. UMKM lainnya seperti industri kreatif, kuliner dan mode. Kebijakan tersebut memberikan legitimasi pada bank-bank milik negara (Himbara) untuk menghapus piutang macet dari pembukuan mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title