Silpa Kulonprogo, sentuh Rp 89 milyar lebih
- Istimewa
Prioritas Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dilaksanakan melalui 13 urusan yang terdiri dari 27 program yang dilaksanakan oleh 7 OPD dengan realisasi anggaran sebesar Rp923.234.977.357,08 (sembilan ratus dua puluh tiga milyar dua ratus tiga puluh empat juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu tiga ratus lima puluh tujuh rupiah delapan sen) atau 95,42% dari jumlah anggaran.
Prioritas Peningkatan Tata Kelola Pelayanan Publik dilaksanakan melalui 51 urusan yang terdiri dari 121 program yang dilaksanakan oleh 22 OPD dengan realisasi anggaran sebesar Rp511.256.169.028,60 (lima ratus sebelas milyar dua ratus lima puluh enam juta seratus enam puluh sembilan ribu dua puluh delapan rupiah enam puluh sen) atau 94,56% dari jumlah anggaran.
Prioritas Peningkatan Kelestarian Lingkungan Hidup dilaksanakan melalui 5 urusan yang terdiri dari 14 program yang dilaksanakan oleh 3 OPD dengan realisasi anggaran sebesar Rp17.623.660.930,00 (tujuh belas milyar enam ratus dua puluh tiga juta enam ratus enam puluh ribu sembilan ratus tiga puluh rupiah) atau 98,88% dari jumlah anggaran.
"Kabupaten Kulon Progo juga telah mengalokasikan anggaran Belanja Hibah kepada badan/ lembaga/organisasi swasta dalam rangka menunjang pelaksanaan pembangunan, pelayanan kepada masyarakat dan penanganan masalah-masalah sosial yang telah terealisasi sebesar Rp111.386.580.761,00 (seratus sebelas milyar tiga ratus delapan puluh enam juta lima ratus delapan puluh ribu tujuh ratus enam puluh satu rupiah), serta Belanja Bantuan Sosial kepada Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Profesi, Masyarakat/Perorangan, yang telah terealisasi sebesar Rp16.980.114.751,00 (enam belas milyar sembilan ratus delapan puluh juta seratus empat belas ribu tujuh ratus lima puluh satu rupiah)," urai R Agung Setyawan.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan dalam rangka mendukung pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga telah memberikan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi ke Desa yang telah direalisasi sebesar Rp10.938.793.287,00 (sepuluh milyar sembilan ratus tiga puluh delapan juta tujuh ratus sembilan puluh tiga ribu dua ratus delapan puluh tujuh rupiah), serta Bantuan Keuangan ke Desa sebesar Rp177.719.048.000,00 (seratus tujuh puluh tujuh milyar tujuh ratus sembilan belas juta empat puluh delapan ribu rupiah).