Dua Jamaah Haji asal Kulonprogo Mengundurkan Diri
- jogja.viva.co.id/Wuri D
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Dua jamaah haji terdaftar dalam Kloter 68 SOC asal Kabupaten Kulonprogo mengundurkan diri, karena alasan sakit dan menunggui keluarga.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kulonprogo, Wahib Jamil menjelaskan dua jamaah haji yang mengundurkan diri itu satu berasal dari Banaran Galur dan satunya dari Samigaluh.
"Sedianya 332 jamaah, namun jamaah akan berangkat besok 330 karena kebetulan ada 2 jamaah haji yang mengundurkan diri. Satu mengundurkan diri karena sakit baru operasi dari Banaran Galur, dan satunya dari Samigaluh karena suami yang bersangkutan sakit membutuhkan perawatan, sehingga menurut pertimbangan keluarga ditunggu istrinya. Sehingga yang bersangkutan mengundurkan diri," terang Wahib Jamil di Komplek Pemkab Kulonprogo, Selasa, (20/05/2025).
Diketahui, calon Jemaah tersebut, Siti Anisah, warga Ngaglik, Pagerharjo, Samigaluh, karena menunggui dan merawat suaminya di Rumah Sakit, dan Sumardiyana, warga Bleberan, Banaran, Galur, karena sakit.
Sesuai sistem yang ada kedua jamaah haji yang mengundurkan diri ini akan mengikuti aturan berangkat haji tahun depan. "Karena yang bersangkutan mengundurkan diri tentu tidak mengharap berangkat di tahun ini karena situasi dan kondisi keluarga menyepakati yang bersangkutan untuk mengundurkan diri. Sehingga nanti akan masuk pada aturan di tahun 2026," katanya.
Wahib Jamil menjelaskan sedianya keberangkatan haji Kabupaten Kulon Progo tergabung dalam kloter 68 SOC akan dilaksanakan Rabu 21 Mei 2025. Jamaah berkumpul di Masjid Agung Wates mulai pukul 07.30 kemudian berangkat menuju asrama haji pukul 10.00 dan diperkirakan tiba di Donohudan pukul 13.00 WIB.
Koper jamaah haji sudah dikumpulkan mulai kemarin semua sudah terkumpul tidak ada halangan apapun. Penyerahan koper ke asrama haji akan dilakukan tim panitia penyelenggara haji daerah Kulon Progo hari ini.
Wahib Jamil berharap semua keluarga, para jamaah haji senantiasa untuk mendukung melakukan persiapan sebaik-baiknya. Pemerintah pun berikhtiar untuk memberikan pelayanan terbaik jamaah haji 2025. Kemenag Kulon Progo juga terbuka untuk membantu keluarga dan jamaah haji.
"Kemudian untuk hal-hal tertentu apabila ada hal keperluan spesifik dari keluarga bisa berkomunikasi dengan Kantor Kemenag Kulon Progo untuk bisa mendapat penjelasan, arahan bahkan dibantu komunikasi berbagai pihak," imbuh Jamil.