Jelang Idul Adha 84.017 ekor hewan Kurban tersedia di DIY

Penjualan hewan kurban di DIY meningkat
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

 

img_title Pemda DIY Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo di Malioboro, Sejumlah Aset Publik Rusak

YOGYAKARTA, VIVA Jogja –  Berdasarkan data DPKP DIY, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DI Yogyakarta mencatat kebutuhan hewan kurban di DIY pada tahun 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu.

Diketahui, tahun 2024, penjualan hewan kurban di DIY mencapai 78.876 ekor, sementara proyeksi untuk tahun 2025 meningkat menjadi 84.017 ekor, mencakup sapi, kambing, dan domba.

img_title Prima Go Diluncurkan di DIY, Dorong Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

Kepala DPKP DIY, Syam Arjayanti memastikan ketersediaan hewan kurban akan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski 40 persen pasokan masih berasal dari luar DIY dan ketersediaan hewan kurban di DIY telah mencapai 81.135 ekor, yang terdiri dari 30.969 ekor sapi, 38 ekor kerbau, 28.768 ekor kambing, dan 21.360 ekor domba.

“60 persen tetap dari peternak lokal DIY, selebihnya dari Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan Jawa Timur,” katanya.

img_title Jogja Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Expo Bisnis, Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional hingga Global

Namun, meski kebutuhan hewan kurban di DIY didatangkan dari luar daerah, tetapi DPKP DIY juga memastikan kualitas dan kesehatan hewan kurban dalam mengatasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Langkah-langkah yang dilakukan meliputi vaksinasi hewan ternak, penyemprotan disinfektan di tempat penampungan hewan, dan pemantauan kesehatan hewan secara berkala. Hal ini dilakukan untuk menjamin hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Sementara itu, menurut Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY, Eling Priswanto, pengawasan kesehatan hewan terus diperketat guna menjamin kelayakan hewan kurban yang akan disembelih. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah turun ke lapangan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah lokasi peternakan di seluruh kabupaten/kota.

Sedang titik pemotongan hewan kurban di DIY pada tahun 2024 tercatat 8.000 titik. Tahun ini, diperkirakan meningkat menjadi 8.600 titik pemotongan dan 780 titik penjualan.

Untuk menjamin kelancaran dan kelayakan proses pemotongan, Dinas menerjunkan 1.275 personel, termasuk dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), mahasiswa Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan UGM.