Ibnu Sunanto: Dari Imogiri ke Panggung Inovasi Nasional
- Dok Pribadi
VIVA Jogja – Kemunculan aplikasi pengantaran online JogjaKita di Yogyakarta, bagaikan oase kebangkitan digital lokal Indonesia. Sebuah aplikasi layanan on-demand yang mencakup ojek online, pesan makanan, pengantaran barang, dan pembayaran digital. Uniknya, JogjaKita dibangun tanpa campur tangan asing, menjadikannya 100% milik lokal.
JogjaKita memang lahir dari tangan Ibnu Sunanto, putra asli Imogiri, Bantul, Yogyakarta, sosok visioner di balik lahirnya berbagai inovasi digital berskala nasional, pendiri dan Komisaris Utama PT Bimasakti Multi Sinergi, perusahaan fintech yang telah berkontribusi besar dalam membentuk wajah baru sistem pembayaran elektronik di Indonesia
Perjalanan kariernya dimulai dari usaha kecil penjualan pulsa bernama Gigapulsa, yang ia rintis di kampung halamannya. Dari sana, tekad dan visinya berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.
Pada tahun 2004, Ibnu mendirikan PT Bimasakti Multi Sinergi, sebuah perusahaan teknologi finansial (fintech) yang kini berbasis di Surabaya. Perusahaan ini awalnya bernama PT Bimasakti Multiwealth dan telah berkembang menjadi salah satu pemain utama dalam industri pembayaran elektronik di Indonesia.
Mengubah Lanskap Nasional
Ibnu tidak hanya sukses dengan satu produk. Ia dikenal sebagai pendiri berbagai aplikasi nasional yang telah memberi dampak luas. Ia juga dikenal sebagai founder dari berbagai aplikasi nasional, antara lain, Speedcash (dompet digital), Fastpay (sistem pembayaran PPOB), Winpay (payment gateway), InstaQRIS (solusi QRIS mandiri untuk UMKM), Winme (penjualan online usaha simple dan sudah mempunyai system pembayaran terintegrasi), Pulsagram (platform pulsa dan voucher digital murah).
PT Bimasakti Multi Sinergi telah mendapatkan lisensi tertinggi dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 1 (PJP-1) dan di Indonesia, hanya sedikit perusahaan yang mengantongi lisensi ini, antara lain Speedcash, Dana, GoPay, dan OVO yang menunjukkan tingkat kepercayaan dan kapabilitas teknologi perusahaan.
Selain itu, PT Bimasakti juga dipercaya oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai mitra resmi pengelola Penerimaan Pajak Negara melalui sistem MPNG3 (Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga) sebuah kepercayaan besar dari negara yang hanya diberikan kepada penyedia teknologi paling kredibel dan aman. Sistem ini memungkinkan penyetoran pajak dan penerimaan negara melalui berbagai kanal digital, termasuk e-commerce dan fintech, dengan kapasitas pemrosesan hingga 1.000 transaksi per detik.