Fraksi PDIP DPRD Kudus Pecah Telor, Kini Punya Legislator Perempuan Muda dan Cantik

Bupati Samani salami Nida usai dilantik jadi anggota DPRD Kudus
Sumber :
  • arif poernomo

KUDUS, VIVAJogja-  Dinamika politik menarik terjadi di tubuh Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus periode 2025-2029. Sebab fraksi yang selalu unggul dalam prolehan kursi di DPRD Kudus ini, kini memiliki legislator perempuan yang baru saja dilantik menjadi anggota dewan. 

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Kondisi tidak adanya keterwakilan perempuan di Fraksi PDIP Kudus ini, terjadi dalam beberapa periode. Karena itu, kehadiran Nida Saidatul Iza yang resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kudus melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW), mewarnai wajah baru di fraksi tersebut.  

Nida menggantikan almarhum Peter M. Faruq, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Pelantikan Nida politisi wanita asal Desa Jurang, Kecamatan Gebok ini dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD setempat, Jumat (8/8/2025).

img_title Bukan Sekedar Lip Service, Kudus Terapkan Pelayanan Publik dengan Semangat Otonomi Daerah

Rapat paripurna Pergantian Antarwaktu PAW Fraksi DPRD Kudus

Photo :
  • arif poernomo

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan DPRD, pengurus DPC PDI Perjuangan, Bupati Kudus serta keluarga besar Nida. Putri dari Kepala Desa Jurang, Kecamatan Gebog itu, kini menjadi salah satu wakil rakyat termuda di legislatif Kudus.

img_title Kinerja Cepat dan Sigap Tangani Bencana dan Keracunan MBG Kudus Berbuah Penghargaan

“Alhamdulillah, pelantikan sudah berjalan dengan tertib dan lancar, Masan. Saya mengucapkan selamat dan semoga dapat menjalankan tugas dengan baik, seperti sumpah janji yang sudah diucapkan,” ujar Ketua DPRD Kudus, Masan.

Masan berharap kehadiran Nida bisa memberi warna baru di DPRD, terutama sebagai politisi muda perempuan. 

“Ya harusnya lebih enerjik, lebih bisa mewarnai, dalam arti betul-betul menjadi anggota DPRD yang hadir di tengah-tengah masyarakat,” pinta Masan.

Masan menilai latar belakang Nida sebagai anak kepala desa, menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas di Komisi A yang membidangi pemerintahan.

“Kami yakin dia sudah punya modal. Paling tidak mengerti tentang pemerintahan desa. Kalau dia mampu bekerja dengan baik, saya yakin besok juga akan terpilih.” terangnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri keluarga besar Nida, mengingat dirinya belum berkeluarga.

“Yang hadir kebanyakan dari pihak orang tua dan teman-teman partai. Ini bentuk support penuh,” ujar Masan.

Usai pelantikan, Nida menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan yang sudah menunjuk saya sebagai pengganti dari Bapak Peter,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title