Progres Pembangunan Perpusda Minus, Bupati Kudus Peringatkan Kontraktor Proyek

Proyek Gedung Perpusda Kudus bantuan dari Pepustakaan Nasional.
Sumber :

KUDUS, VIVAJogja- Progres pembangunan gedung perpustakaan daerah (Perpusda) di kompleks Balai Jagong, Kabupaten Kudus, mengalami minus 1,28 persen dari target yang telah ditentukan. Karena itu, Pemkab Kudus mendesak pihak kontraktor proyek melakukan percepatan pembangunannya.

img_title CEO Safin Pati Sports School Hadiri Srikandi Merdeka Cup, Pertiwi Nusantara Pernah TC di Safin Pati Sports School

Kondisi ini terungkap saat Bupati Kudus Samani Intakoris melakukan pantauan di lokasi proyek pada Senin (8/9/2025). Sam’ani menyebut bahwa progres pembangunan gedung perpustakaan mencapai 21,66 persen. 

Bupati Samani harapkan proyek Perpusda dongkrak literasi masyarakat

Photo :
  • -

img_title Thailand Tundukkan Putri Nusantara di Laga Penyisihan Grup B di Supersoccer Arena Kudus

“Namun terjadi minus 1,28 persen dari target progres yang ditentukan. Karena itu, waktu minggu ini harus dikejar dan dilaksanakan dengan cepat,” ujar Bupati Samani.

Menurut Samani, progres pembangunan gedung perpustakaan yang bersumber dari APBN ini dalam tahap pemasangan atap bangunan. Namun kerangka atap masih dalam proses pegerjaan di bengkel. 

img_title Garuda Pertiwi Beringas di Kudus, Arab Saudi Dihajar 7-0 pada Laga Perdana Srikandi Merdeka Cup

Jika nantinya kerangka atap sudah terpasang, kata Samani, tentu bisa menambah prosentase progres proyek sebanyak 3 persen.

Selain memantau perkembangan proyek pembangunan, Sam’ani juga mengecek kualitas material yang digunakan. Diantaranya pengecekan jumlah dan diameter besi yang digunakan dan tes kekuatan beton yang dilakukan dalam proyek ini.

Bupati Samani melihat bahan material proyek gedung Perpusda

Photo :
  • -

“Kualitas material sudah lumayan bagus, tapi baru kasat mata, perlu dibuktikan dalam tes laboratorium,” tukas Samani yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kudus, Mutrikah.

Samani menyebut, proyek gedung ini bersumber dari APBN melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas) senilai Rp 8 miliar lebih. Proyek yang dimulai sejak 2 Juli 2025 ini ditargetkan rampung pada November 2025.

Gedung yang dibangun di atas lahan seluas 1.300 meter persegi itu sgera dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari ruang baca umum, ruang anak, ruang staff, front office, teater mini, hingga koridor terbuka yang menghubungkan empat bangunan.

Samani berharap peran media massa dan masyarakat turut mengawasi pembangunan gedung perpustakaan tersebut. Tentunya, sesuai dengan prosedur yang ada. Sebab, fasilitas publik ini akan kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kehadiran gedung perpustakaan ini diharapkan dapat menjadi pusat literasi modern yang ramah anak, inklusif, dan mendorong peningkatan indeks literasi digital masyarakat Kudus.