Hampir Separuh Mahasiswa Baru FEB UGM Nikmati Subsidi UKT

Pengenalan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM pada mahasiswa baru
Sumber :
  • Dok Humas FEB UGM

SLEMAN, VIVA Jogja - Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali menegaskan komitmennya terhadap akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 49,65 persen mahasiswa baru Program Sarjana Reguler memperoleh subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dari jumlah tersebut, 14,02 persen di antaranya menerima subsidi penuh atau UKT nol rupiah, sehingga dapat menempuh pendidikan tanpa biaya kuliah. Angka ini menunjukkan bahwa hampir separuh mahasiswa baru FEB UGM mendapat dukungan finansial untuk melanjutkan studi, sebuah langkah nyata dalam memperluas kesempatan belajar bagi seluruh anak bangsa.

img_title UGM dan Kementerian ESDM Bahas Ketahanan Energi, Nuklir Jadi Opsi

Dekan FEB UGM, Prof Dr Didi Achjari, menegaskan bahwa kebijakan subsidi UKT merupakan wujud nyata dari komitmen fakultas dalam menjaga inklusivitas. Menurutnya, pendidikan tinggi tidak boleh menjadi hak eksklusif bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi semata, melainkan harus terbuka bagi seluruh generasi muda yang memiliki potensi akademik. “Hampir separuh dari mahasiswa baru Program Sarjana Reguler tahun ini yaitu sebesar 49,65% menerima subsidi UKT, dengan 14,02% di antaranya mendapatkan subsidi UKT 100% atau bebas biaya kuliah,” ujarnya saat menyambut 613 mahasiswa baru dalam acara PIONIR SIMFONI 2026 di Plaza FEB UGM, Rabu (5/8).

Didi menambahkan bahwa kebijakan ini sejalan dengan prinsip keadilan yang diterapkan UGM melalui sistem UKT. Dengan sistem tersebut, mahasiswa dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan geografis tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas. Subsidi UKT bukan hanya sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk keberpihakan terhadap pemerataan kesempatan akademik. Hal ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

img_title Riset UGM Ungkap Dampak Pola Asuh Kasar terhadap Struktur Otak Anak

FEB UGM secara konsisten memberikan subsidi UKT setiap tahun sebagai bagian dari strategi memperkuat peran fakultas dalam pemerataan akses pendidikan. Dukungan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak generasi muda Indonesia untuk mengembangkan potensi akademik mereka dan menjadi pemimpin masa depan di bidang ekonomika dan bisnis. Dengan demikian, fakultas tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial yang berorientasi pada keadilan.

Halaman Selanjutnya
img_title