UGM Pertahankan Predikat Five Star Plus Kampus Sehat ASEAN

UGM mempertahankan predikat tertinggi Five Star Plus dalam Healthy University Rating System
Sumber :
  • Dok Humas UGM

SLEMAN, VIVA Jogja – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mempertahankan predikat tertinggi Five Star Plus dalam Healthy University Rating System (HURS) 2025 yang diselenggarakan oleh ASEAN University Network–Health Promotion Network (AUN-HPN). Penghargaan tersebut diserahkan dalam HURS Awarding Ceremony pada 14 Oktober 2026 di Universitas Airlangga, Surabaya. Capaian ini menjadi bukti konsistensi UGM dalam mengembangkan lingkungan kampus yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan sivitas akademika.

img_title Tim FKH UGM Tangani Kasus Gondok dan Abortus Kambing Perah di Jatinom

Ketua Tim Health Promoting University (HPU) UGM 2026, Prof dr Fatwa Sari Tetra Dewi menegaskan bahwa predikat tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur universitas. “Capaian ini tentu merupakan buah komitmen baik dari pimpinan maupun seluruh sivitas UGM, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, fakultas, sekolah, dan unit kerja yang menyelenggarakan upaya kesehatan dan promosi kesehatan dengan baik di lingkungannya masing-masing,” ujarnya, Senin (19/10/2026). Menurut Fatwa, dukungan kebijakan dan komitmen pimpinan universitas maupun fakultas menjadi salah satu kekuatan UGM dalam penilaian HURS, karena mendorong fakultas dan unit kerja mengembangkan program kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing.

Meski berhasil meraih predikat tertinggi, hasil penilaian HURS juga menunjukkan sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki. Di antaranya keselamatan berkendara, pencegahan kekerasan, serta penguatan lingkungan bebas adiksi, termasuk rokok, narkoba, dan alkohol. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi Tim HPU untuk memperkuat program promosi kesehatan di lingkungan kampus. “Sistem HURS juga menunjukkan perlunya ada ruang perbaikan, terutama dalam hal keselamatan berkendara,” jelas Fatwa.

img_title 17 Peneliti UGM Masuk Daftar Top 2% Ilmuwan Dunia, Bukti Kualitas Riset dan Inovasi

Dalam aspek keselamatan berkendara, UGM berupaya memperkuat edukasi dan koordinasi dengan unit terkait, termasuk Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K5L). Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman bagi pengguna kendaraan. Sementara itu, pencegahan kekerasan, perundungan, dan pelecehan terus didorong melalui edukasi serta penguatan lingkungan yang menghormati keberagaman dan ramah disabilitas. Fatwa menekankan bahwa promosi kesehatan perlu didukung lingkungan yang memungkinkan sivitas akademika menjalankan perilaku sehat dalam keseharian. “Harapannya, lingkungan bisa lebih aman dan keselamatan berkendara bisa lebih ditingkatkan,” tuturnya.

Program HPU 2026 juga memperkuat upaya promotif dan preventif untuk mendukung kesehatan fisik sivitas universitas. Salah satunya melalui edukasi pola makan sehat kepada penyedia makanan di kantin kampus dengan dukungan modul dan ketentuan yang dijadikan acuan. UGM turut mendorong penyediaan kawasan aktivitas fisik yang nyaman dan aman serta memperkuat deteksi dini penyakit tidak menular melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi dosen serta tenaga kependidikan. “Di sini terutama kami berusaha membangun kesadaran, membiasakan perilaku sehat, serta menciptakan lingkungan yang memudahkan aktivitas untuk bisa hidup sehat,” ungkap Fatwa.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Mentan Amran Sambangi PIAT UGM, Apresiasi Riset Padi Gamagora dan Kedelai Lokal untuk Ketahanan Pangan