Doktor Baru UGM Kembangkan Virtual Reality untuk Penanganan Perdarahan Pascasalin
- Dok UGM
SLEMAN, VIVA Jogja - Pemanfaatan teknologi virtual reality (VR) kini merambah dunia kesehatan, khususnya dalam penanganan kasus perdarahan pascasalin. Inovasi ini dikembangkan oleh dr Ide Pustaka Setiawan, M.Sc.(HPE)., Sp.OG., FFRI, yang baru saja meraih gelar doktor melalui ujian terbuka di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada.
Dalam disertasinya berjudul “Pengembangan Virtual Reality dalam Penanganan Perdarahan Pasca Salin untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Bidan Praktik Klinik”, Ide menekankan bahwa VR mampu menghadirkan simulasi realistis bagi tenaga kesehatan. Dengan teknologi ini, bidan dapat berlatih menghadapi kasus-kasus langka dalam kondisi aman tanpa risiko mencederai pasien.
“Prototype VR yang kami kembangkan memungkinkan pengguna masuk ke dunia virtual tiga dimensi, seolah-olah berhadapan langsung dengan pasien perdarahan. Sensasi immersive ini menjadi keunggulan dibandingkan metode lain,” jelasnya.
Penelitian tahap awal dilakukan melalui survei daring untuk mengukur kompetensi bidan di DIY. Hasilnya menunjukkan tingkat pengetahuan sebesar 57,5 persen, persepsi kemampuan 60 persen, dan persepsi kesiapan mencapai 90 persen. Data tersebut menjadi dasar pengembangan VR sebagai metode pembelajaran yang lebih efektif.
Menurut Ide, banyak tenaga kesehatan belum pernah menyaksikan langsung kasus perdarahan pascasalin. Melalui VR, pengalaman tersebut dapat dipaparkan berulang kali sehingga meningkatkan keterampilan sekaligus kesiapan menghadapi kondisi nyata. “Paparan pengalaman melalui VR terbukti meningkatkan skill dan kesiapan peserta,” ujarnya.
Selain memberi pengalaman baru, VR juga mendukung pembelajaran mandiri. Materi dapat diakses berkali-kali dengan standar keamanan yang terjaga. “Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang aman, terstandar, dan tidak mencederai pasien,” tambahnya.
Ke depan, Ide menegaskan bahwa peta jalan penelitian ini masih panjang. Sosialisasi masif diperlukan agar teknologi VR tidak hanya dimanfaatkan oleh bidan, tetapi juga dokter dan tenaga kesehatan lain yang berperan dalam proses persalinan.
Promosi doktor ini dibimbing oleh Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., sebagai promotor, serta dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph.D., sebagai ko-promotor. Dengan capaian ini, Ide Pustaka Setiawan menambah deretan akademisi yang menghadirkan inovasi teknologi untuk mendukung keselamatan ibu pasca melahirkan.