Inilah Tahapan Tidur bagi Kesehatan Mental

dr Rr Tesaviani Kusumastiwi
Sumber :
  • Humas UMY

VIVA Jogja - Tidur bukan sekadar melepas lelah setelah beraktivitas seharian. Lebih dari itu, tidur adalah proses biologis yang kompleks dan berperan besar dalam menjaga keseimbangan tubuh serta kesehatan mental. Menurut dr Rr Tesaviani Kusumastiwi, dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus spesialis kedokteran jiwa, tidur terdiri atas siklus yang berulang sepanjang malam, yakni fase Non-REM dan REM (Rapid Eye Movement).

img_title Program Bedah Rumah Yogyakarta: Bantuan Fisik dan Pendampingan Sosial untuk Hidup Lebih Layak

Pada tahap Non-REM, seseorang melewati tiga fase: tidur ayam yang masih mudah terganggu, tidur ringan, dan tidur dalam atau deep sleep. Fase tidur dalam menjadi momen penting bagi tubuh untuk melakukan regenerasi, memperbaiki jaringan, serta memulihkan energi. Setelah itu, tubuh memasuki fase REM, ditandai dengan munculnya mimpi dan meningkatnya aktivitas otak meski tubuh tetap rileks.

“Bangun pada fase tidur ringan biasanya membuat tubuh terasa segar, sementara bangun di fase REM sering kali membuat mimpi masih diingat,” jelas Tesaviani. Ia menambahkan, kualitas tidur tidak hanya bergantung pada durasi, tetapi juga pada kelancaran siklus tidur. Durasi ideal bagi kebanyakan orang berkisar enam hingga delapan jam per hari. Namun, tidur yang terlalu singkat atau terlalu lama, apalagi jika disertai gangguan seperti sering terbangun atau mimpi buruk, dapat membuat tubuh tetap merasa lelah.

img_title Haedar Nashir: Pendidikan Holistik Muhammadiyah Sapen Universal School Jadi Tonggak Transformasi Nasional

Gangguan tidur, lanjutnya, sering kali berkaitan dengan stres berkepanjangan atau burnout. Kondisi tersebut memengaruhi keseimbangan hormonal dan kimia tubuh sehingga proses regenerasi tidak berjalan optimal. “Tidur yang tidak berkualitas menyebabkan kebugaran menurun dan berdampak pada kualitas hidup,” ujarnya.

Tesaviani menekankan bahwa memahami tahapan tidur merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola tidur sehat. Tidur yang cukup dan berkualitas bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap orang.

img_title Dosen UMY Dampingi Semoyo Wujudkan Desa Wisata Herbal Berkelanjutan