Jogja, Magnet Liburan “Worth It” Generasi Muda dengan Sentuhan RedDoorz

Fasilitas kamar Sans Hotel Nagari Malioboro Yogyakarta dengan Sentuhan RedDoorz
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/ Fuska Sani Evani

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Liburan kini bukan sekadar perjalanan, melainkan pencarian pengalaman yang terasa sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Generasi muda, terutama Gen Z dan milenial, semakin selektif dalam menentukan destinasi, dan Yogyakarta kembali tampil sebagai pilihan utama. Kota budaya ini menawarkan perpaduan antara atmosfer lokal, kuliner, sejarah, dan keramahan masyarakat yang membuat setiap kunjungan terasa lebih dari sekadar liburan.

img_title Infrastruktur dan Pariwisata Dongkrak Penjualan RedDoorz

RedDoorz, platform teknologi perhotelan multi-brand terbesar di Asia Tenggara, mencatat lonjakan signifikan pada periode Lebaran 2026. Tingkat hunian properti mereka di Yogyakarta naik 91 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka ini menegaskan bahwa Jogja tetap menjadi destinasi yang “worth it” bagi wisatawan domestik, bahkan di tengah kondisi ekonomi yang menuntut kehati-hatian dalam pengeluaran.

Ovaldo Sanjaya, General Manager Area East & Bali RedDoorz, kepada media di Sans Hotel Nagari Malioboro Yogyakarta, Rabu (10/06/2026),  menyebut Yogyakarta sebagai destinasi yang sulit tergantikan. “Mulai dari wisata sejarah, kuliner lokal, hingga atmosfer budaya, semuanya bisa dinikmati dengan biaya yang relatif terjangkau. Itulah alasan wisatawan domestik terus kembali,” ujarnya.

img_title Tahun Kuda Api Jadi Penanda Akselerasi, Kadin Karanganyar Optimistis Ekonomi 2026 Ditopang Pariwisata dan UMKM

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mendukung pernyataan tersebut: sepanjang 2025, DIY mencatat 40,6 juta pergerakan wisatawan nusantara dan lebih dari 102 ribu kunjungan wisatawan mancanegara. Memasuki kuartal pertama 2026, jumlah kunjungan wisnus sudah menembus 10,4 juta, melampaui capaian tahun sebelumnya.

Perubahan perilaku wisatawan menjadi faktor penting dalam tren ini. Gen Z dan milenial kini menjadikan media sosial sebagai referensi utama. TikTok dan Instagram bukan hanya hiburan, melainkan etalase visual yang memengaruhi keputusan perjalanan. Gen Z rajin membandingkan review, harga, aksesibilitas, hingga estetika visual properti. Milenial lebih menekankan kenyamanan, fasilitas, dan lokasi strategis yang mendukung perjalanan keluarga maupun grup.

img_title RedDoorz dan Damkar Bersinergi Latih 1.000 Mitra Properti untuk Tanggap Darurat Kebakaran

RedDoorz merespons dengan memperkuat strategi multi-brand melalui jaringan SANS dan URBANVIEW. SANS Hotel Nagari Malioboro menjadi contoh bagaimana konsep lifestyle dengan desain visual menarik mampu memikat generasi muda. Sepanjang 2025, tingkat okupansi SANS Hotel tercatat 1,3 kali lebih tinggi dibanding rata-rata hotel lain di Jogja. Tren ini menunjukkan bahwa akomodasi dengan sentuhan estetik dan harga terjangkau semakin diminati.

Halaman Selanjutnya
img_title