Wujudkan Kudus Mulus, Tim Saber Jalan Tak Kenal Waktu Benahi Jalan Berlubang

Penambalan jalan berlubang ditargetkan H-7 lebaran tuntas
Sumber :
  • arif

Samani mengaku bahwa kurang lebih sepekan program Wadul K1 dan K2 diluncurkan, ternyata sudah banyak aduan dari masyarakat yang masuk. Dari laporan sebanyak itu, 50 persennya sudah tertangani.

Puasa Ramadan Tak Jadi Halangan, ASTI Kudus Semangat Asah Skill di Champion League

“Sementara yang sisanya penangannya masih konsolidasi,” bebernya.

Di sisi lain, pelaksana proyek penambalan jalan, Bambang Subagyo menambahkan, penambalan jalan berlubang dilakukan dengan proses pengaspalan. Saat ini ada dua tim yang bekerja untuk penambalan jalan berlubang di Kudus.

Bangunan SDN Purwosari Kudus Ambrol Lagi, Belum Genap Lima Tahun Diperbaiki

“Masing-masing tim terdiri dari 10 pekerja. Satu tim di Jalan Sudimoro Desa Gribig, Kecamatan Gebog. Sedangkan satu tim lagi melakukan penambalan di Jalan R Agil Kusumadya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, program Wadul K1 dan K2 milik Bupati dan Wakil Bupati Kudus sudah sepekan berjalan dan menerima ratusan aduan dari masyarakat. Aduan paling banyak adalah terkait jalan rusak dan Lampu Penerangan Jalan Umum yang mati dan diklaim 50 persen aduan yang masuk sudah tertangani.

Pastikan Kudus ‘Padang Jingglang’, Sam’ani Siaga Perangi Kegelapan

“50 persen aduan terkait jalan rusak dan LPJU mati sudah tertangani. Sisanya masih konsolidasi,” ujar Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di sela-sela peninjauan pekerjaan penambalan jalan rusak di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, belum lama ini.

Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kudus, Dwi Agung Hartono mengatakan, adanya program Wadul K1 dan K2 pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih cepat dan efektif. Sekira sepekan program Wadul K1 dan K2 dilaunching sudah ada 607 aduan yang masuk.

Halaman Selanjutnya
img_title