Diklaim Profesional dan Amanah, Kinerja Baznas Pati Diganjar Opini WTP

Penyaluran bantuan Baznas kepada warga miskin di Kota Pati.
Sumber :
  • arif

PATI, VIVAJogja-  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dalam audit independen selama tiga tahun berturut-turut. Pihak Baznas Pati pun mengklaim penyaluran zakat infaq dan sedekah (ZIS), terbukti profesional dan amanah.

Sambut Kedatangan Ratusan Perantau, Wabup Pati Selipkan Pesan Mengejutkan

Karena itu, pihak Baznas Pati mengajak masyarakat terutama para muzakki dan munfiq, meningkatkan penyaluran ZIS melalui Baznas setempat. 

Ajakan itu dikatakan Sutaji selaku Wakil Ketua Baznas Pati, Sutaji, disela pembagian bantuan kepada fakir miskin di Ruang Kembang Joyo, Sekda Kabupaten Pati kemarin. 

Manjakan Warga Pati di Perantauan, Sudewo Kirim 16 Bus Mudik ke Jakarta

Selama ini, muzakki terbesar penopang operasional Baznas Pati, berasal dari zakat dan sedekah kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) ASN dan badan usaha milik daerah (BUMD) di Kabupaten Pati.

Baznas Pati ajak masyarakat perbanyak ZIS melalui Baznas setempat.

Photo :
  • arif
Ratusan Desa Wilayah Utara Pati Disasar Edukasi Kopdes Merah Putih

Sementara itu, Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, mengaku berterimakasih kepada Baznas atas peran aktifnya mengelola dan menyalurkan ZIS. 

"Atas nama pemerintah daerah, saya mengapresiasi kepada Baznas Pati yang terus berperan aktif dan berada di garda terdepan menghimpun, mengelola serta menyalurkan zakat, infaq dan sedekah kepada mereka yang berhak menerima," ujar Risma.

Selain itu, Wabup Risma juga berterimakasih kepada kalangan ASN, BUMD dan perorangan, yang telah menyisihkan hartanya untuk disalurkan kepada yang membutuhkan melalui Baznas Pati. 

Risma pun menyebut, kegiatan penyaluran ZIS ini sangat berarti, terutama pada bulan Ramadan yang penuh berkah. Dimana umat Islam diperintahkan memperbanyak amal sholih dan meningkatkan kepekaan sosial serta berbagi dengan sesama. 

"Bantuan yang diberikan ini bukan hanya bermakna materi, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan kita untuk mewujudkan kehidupan yang lebih layak bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," terang Risma.

Kegiatan ini juga merupakan upaya Baznas Pati menyalurkan ZIS kepada mereka yang membutuhkan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"ZIS bukan hanya sarana menyucikan harta, tetapi juga solusi mengentaskan masalah umat agar mampu berdaya secara ekonomi dan sosial," pungkasnya.  

Dalam penyaluran ZIS ini, total penerima bantuan sebanyak 1.095 orang dari beberapa kecamatan di Pati. Masing-masing penerima mendapat sembako senilai Rp 150 ribu dan uang Rp 150 ribu, sehingga total bantuan yang diterima per orang sebesar Rp 300 ribu.