Di Tengah Gencetan Anggaran, Samani Tak Ragu Realisasikan 20 Program Unggulan

Samani optimis mampu mewujudkan 20 program unggulan di Kudus
Sumber :

KUDUS, VIVAJogja – Penanganan persoalan sampah yang pelik serta kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjungrejo sudah overload, memaksa Pemkab Kudus harus bergerak cepat menanganinya. 

img_title Pekan Raya Kudus 2026 Dibuka, Etalase UMKM dan Ekonomi Kreatif Siap Dongkrak Transaksi

Langkah cepat memprioritaskan penanganan TPA yang berada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo ini, mendesak dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. 

Selain sampah, perbaikan infrastruktur seperti jalan berlubang dan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang mati, jadi prioritas utama kepemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Samani Intakoris serta Bellinda Putri Sabrina Birton.  

img_title Ditegur Netizen Gara-gara Tanam Pohon di Tepi Jalan, Ini Penjelasan Bupati Kudus

"Menjelang hari raya, kami usahakan perbaikan infrastruktur jalan dan LPJU. Jadi masyarakat yang mudik ke Kudus, bangga jalan-jalan di Kudus bagus dan terang benderang," ujar Bupati Samani.

Acara Musrenbang RKPD dan Konsultasi Publik RPJMD Kudus 2025-2029

Photo :
  • arif

img_title Bupati Kudus Sematkan Pesan Penting ke 659 PPPK: Kerja Maksimal dan Rumah Tangga Jangan Kandas

Komitmen Bupati Samani terungkap, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kudus 2026, dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Kudus 2025-2029 di Pendapa Kabupaten Kudus pada (18/3/2025).

Samani tak ragu mampu mewujudkan 20 program unggulan, yang diusungnya saat kampanye Pilkada Kota Kretek 2024. Rasa optimis ini  di tengah efisiensi anggaran. Caranya dengan mengevaluasi kembali program yang dinilai tidak strategis.

"Bukan hanya di Kudus saja yang kena efisiensi, tapi se-Indonesia. Untuk itu, saya minta doa restu masyarakat agar dapat mewujudkan seluruh program unggulan," pinta Samani. 

Tak hanya itu, Samani juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) sama-sama ikut mewujudkan pelayanan publik terbaik. Sehingga dapat mengurangi kasus stunting, maupun penurunan angka kemiskinan ekstrem.

"Jiwa pengabdian OPD juga harus muncul, agar angka kasus stunting menurun dan ada perbaikan pelayanan publik. Semangat berkarya dan mengabdi," pesannya.

Selain pelayanan, Sam'ani mendorong setiap OPD berkolaborasi menuntaskan permasalahan yang menjadi prioritas nasional. Sehingga mendapat apresiasi pemerintah pusat, dengan Dana Insentif Daerah (DID) untuk mendukung percepatan ekonomi.

"Kalau mendapat apresiasi pemerintah pusat dengan DID, tentunya pembangunan Kabupaten Kudus bisa makin cepat," tegas Samani. 

Di lain sisi, Ketua DPRD Kudus Masan mengapresiasi langkah Bupati Kudus dan Wakil Bupati Kudus yang getol memperbaiki fasilitas umum. Ia mengacungi jempol keberanian Sam'ani menambal jalan berlubang. Padahal jalan tersebut masuk dalam kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat.

Halaman Selanjutnya
img_title