Jabatan 7 Kepala Dinas Siap Dilelang, Bupati Witiarso : Mutasi Sekda Jepara Melalui Mekanisme
- arif
JEPARA, VIVAJogja– Kekosongan tujuh jabatan kepala dinas dan Sekretaris Daerah di lingkup Pemkab Jepara, segera dilakukan seleksi terbuka bagi para calon yang berminat mengisi jabatan strategis tersebut.
Mutasi jabatan yang terjadi di gerbong Pemkab Jepara ini, karena banyaknya personil yang segera pensiun pada tahun ini. Karena itu, beberapa jabatan strategis tersebut harus segera diisi.
Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Witiarso Utomo dan Ibnu Hajar pun mempersilakan bagi para calon yang ingin mengisi pos tertentu, untuk segera mempresentasikannya sesuai bidang yang dituju.
“Presentasi tersebut bertujuan untuk melihat kapabilitas para calon pejabat sebelum lelang jabatan dilaksanakan. Kami mendorong para ASN yang telah memenuhi syarat untuk bersaing, demi kontribusi yang lebih besar untuk Kabupaten Jepara,” ujar Bupati Witiarso.
Bupati Witiarso tegaskan mutasi Sekda Jepara sesuai mekanisme
- arif
Permintaan itu diungkapkan Bupati Witiarso, saat memimpin apel kalangan ASN di lingkup Jepara di Pendopo Kartini, Senin (24/3/2024). Apel ini merupakan apel perdana yang dipimpin Bupati Witiarso Utomo.
"Kemarin ada mutasi di pimpinan tinggi kita yaitu Pak Sekda Pak Edy Sujatmiko pada Rabu (19/3/2025) malam. Ada pergantian dengan Pak Ary Bachtiar yang sebelumnya adalah Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang)," ucap Witiarso.
Dalam apel pagi itu, Witiarso langsung memperkenalkan Ary Bachtiar yang merupakan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Jepara dihadapan para ASN.
Karena itu, Witiarso meminta agar para pegawai di Pemkab Jepara mengindahkan seluruh arahan dari pejabat yang baru sesuai peraturan yang ada.
Bupati Jepara siap lelang jabatan 7 kepala dinas yang kosong
- arif
Bupati Witiarso juga mengklarifikasi bahwa mutasi jabatan Sekda telah melalui mekanisme yang ada. Ia mengaku menerima surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri pada Senin (17/3/2025).
Usai menerima surat tersebut, Witiarso segera menggelar prosesi pelantikan berdasarkan komunikasi dan kesepakatan bersama Edy Sujatmiko selaku Sekda lama.
Ia meminta agar seluruh masyarakat Jepara, bisa memahami bahwa pelantikan Sekda bukanlah digelar secara mendadak. Namun menyesuaikan jadwal yang ada.
"Suatu mutasi adalah hal yang lumrah dalam suatu organisasi. Tak luput juga Pemerintah Kabupaten Jepara melakukan mutasi dan akan berlangsung pada bulan-bulan yang akan datang," tandasnya.