Embung Doho Wonogiri Dikembangkan Coca-Cola, Ada Panel Surya dan UMKM
- VIVA Jogja
Pengembangan yang dilakukan Coca-Cola Foundation Indonesia juga menyentuh aspek pengelolaan air di kawasan kuliner. Fasilitas tersebut mengedepankan efisiensi penggunaan air, termasuk melalui pemanfaatan air hujan dan penggunaan kembali air untuk kebutuhan nonkonsumsi.
Bagi Coca-Cola Foundation Indonesia, pengelolaan sumber daya air menjadi semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim. Karena itu, pembangunan fasilitas tidak hanya diarahkan pada penambahan infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat memperoleh manfaat dalam jangka panjang.
Triyono mengatakan kolaborasi antara Coca-Cola, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.
"Pengelolaan air yang bijak dan efisien menjadi aspek krusial di tengah ancaman perubahan iklim, sehingga kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta harus terus dijaga demi memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat," katanya.
Coca-Cola Foundation Indonesia berharap Embung Doho dapat terus menjadi contoh pemanfaatan sumber daya air yang memberikan dampak berlapis bagi masyarakat.
"Harapan kita, apa yang dikelola panitia bisa memberikan manfaat yang baik dan menjadi inspirasi bahwa kita harus menjaga sumber daya air sebaik-baiknya. Keberlanjutan adalah tentang menciptakan manfaat jangka panjang yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Triyono.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyambut pengembangan yang dilakukan Coca-Cola Foundation Indonesia tersebut. Pemkab menilai Embung Doho telah berkembang dari sekadar infrastruktur pendukung pertanian menjadi kawasan yang memiliki fungsi sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Wonogiri, Joko Purwidyatmo, yang mewakili Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, mengatakan keberadaan embung memberikan dampak terhadap ketersediaan air untuk budidaya pertanian sekaligus membuka peluang pengembangan wisata lokal.
"Dampak positif pembangunan embung seluas 1,5 hektare ini yang utama adalah mampu menghadirkan fasilitas irigasi dan ketahanan ketersediaan air untuk budidaya pertanian, yang kemudian berkembang menjadi destinasi wisata masyarakat lokal," kata Joko.
Menurut Joko, dukungan Coca-Cola Foundation Indonesia melalui pengembangan fasilitas tambahan semakin memperkuat potensi ekonomi masyarakat di sekitar Embung Doho.
Kehadiran Sentra Kuliner UMKM Doho diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan wisata tersebut.