Kunjungan Jumog Tembus 5.800 Orang Sehari, BUMDes Berjo Optimistis Kejar PAD

Air Terjun Jumog Mempesona
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Di tengah keluhan sejumlah pelaku wisata mengenai kondisi kunjungan wisatawan, dua destinasi andalan Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, justru menunjukkan tren berbeda.

img_title Belajar dari Karhutla Lawu, Karanganyar Perkuat Jaringan Relawan

Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda masih mencatat pertumbuhan kunjungan, bahkan menjadi tumpuan BUMDes Alam Berjo untuk memenuhi target pendapatan asli desa (PAD) sebesar Rp5 miliar.

Direktur Utama BUMDes Alam Berjo, Sularno, mengatakan kedua destinasi tersebut belum mengalami penurunan jumlah pengunjung. Sebaliknya, minat wisatawan masih menunjukkan perkembangan positif, terutama saat akhir pekan.

img_title Bukan Sekadar Seremoni HUT, Disa Ingin Pemuda Pancasila Lebih Aktif

Gambaran tingginya animo wisatawan terlihat pada salah satu Minggu pekan sebelumnya. Dalam kondisi cuaca cerah, jumlah pengunjung Air Terjun Jumog tercatat mencapai sekitar 5.800 orang dalam sehari.

"Jumog dan Telaga Madirda saat ini masih menjadi destinasi primadona. Bahkan, kunjungan ke Jumog pernah mencapai kisaran 5.800 orang dalam satu hari," kata Sularno, Minggu (1/11/2026). 

img_title Terpilih Pimpin DPC Peradi Karanganyar, Tigor Bidik Kolaborasi dengan Hipmi dan KEIND Lewat Bisnis Club

Capaian tersebut menjadi modal bagi BUMDes Alam Berjo untuk mengejar target setoran PAD yang dibebankan pemerintah desa. Namun, target kontribusi Rp5 miliar itu membutuhkan pendapatan usaha yang jauh lebih besar.

Sularno menjelaskan, BUMDes harus membukukan pendapatan sekitar Rp11 miliar agar mampu memenuhi target tersebut setelah memperhitungkan berbagai kebutuhan operasional, belanja rutin, dan pengeluaran lainnya.

Adapun pembagian hasil usaha dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan desa (Perdes). Dari keuntungan yang diperoleh, 60 persen dialokasikan untuk desa, 6 persen sebagai penghargaan kinerja, sedangkan 34 persen menjadi bagian yang dikelola kembali oleh BUMDes.

"Kami optimistis target yang diberikan pemerintah desa bisa tercapai," ujarnya.

Di tengah tingginya kunjungan, BUMDes Alam Berjo mulai menyiapkan sejumlah pembenahan agar aktivitas wisata tidak hanya terpusat di titik-titik tertentu.

Di Air Terjun Jumog, penataan diarahkan ke sejumlah aliran sungai dan tepian sungai yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Area tersebut akan dirapikan sehingga bisa menjadi ruang tambahan bagi wisatawan.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya mengurai kepadatan pengunjung. Dengan bertambahnya area yang bisa digunakan untuk beraktivitas, wisatawan diharapkan memiliki lebih banyak pilihan lokasi selama berada di kawasan Jumog.

Halaman Selanjutnya
img_title