Trafo Listrik di Jalan Pemuda Jepara Terbakar, PLN Pastikan Diganti Hari Ini
- VIVAJogja
VIVAJogja – JEPARA, Sebuah trafo pembagi berkapasitas 160 KVA yang berada di Jalan Pemuda, tepat di sebelah timur Gedung NU Jepara, terbakar tepat berada di depan Rumah warga pada Sabtu (1/8) siang. Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting pada trafo tersebut dan berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jepara sehingga tidak menimbulkan api meluas dan korban jiwa.
Laporan kejadian diterima petugas Damkar Jepara pada pukul 12.24 WIB. Satu unit mobil suplai dari Mako Damkar Jepara langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 12.27 WIB. Api berhasil dipadamkan, dan proses penanganan selesai pada pukul 12.50 WIB.
Objek yang terbakar merupakan trafo pembagi berkapasitas 160 KVA. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting pada trafo. Kerugian akibat terbakarnya trafo ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta, belum termasuk potensi kerugian yang dialami warga yang terdampak langsung. Kemungkinan terganggunya pasokan listrik maupun dampak yang ditimbulkan pada rumah di sekitar lokasi dan pelanggan yang jaringan listriknya melalui trafo tersebut.
Pemilik rumah Mutholib yang berada tepat di lokasi kejadian, Mutholib, mengaku hingga kini belum dapat memastikan besaran kerugian yang dialaminya. Namun, ia berharap pihak terkait mengevaluasi keberadaan tiang listrik yang dinilai terlalu dekat dengan rumahnya.
"Karena posisi tiang listrik ini sangat mepet dengan rumah saya, saya belum tahu persis berapa kerugian yang kami alami. Yang saya harapkan, tiang listrik ini bisa dipindah ke lokasi yang lebih aman. Dulu saat pemasangan tiang listrik ini sekitar tahun 2006, rumah kami belum dibangun permanen, bagian depan masih berupa teras kosong," ujar Mutholib. Saat diwawancara Vivajogja di lokasi kejadian.
Manajer ULP PLN Jepara, Agil Prabowo, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk mengamankan jaringan sekaligus mempercepat pemulihan pasokan listrik.
"Kami langsung menurunkan petugas lapangan untuk mengantisipasi hal-hal lain. Untuk trafo yang terbakar, kami upayakan secepatnya diganti dengan yang baru. Kemungkinan penggantian langsung kami lakukan hari ini agar pemadaman tidak berlangsung terlalu lama dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi pelanggan," kata Agil saat di konfirmasi lewat sambungan telepon.