Material Kayu Dilalap Api, Home Industry Handicraft Wonorejo Jepara Terbakar
- VIVAJogja
Edy juga mengapresiasi kepedulian warga yang turut membantu proses penanganan kebakaran. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun terlalu dekat dengan lokasi kejadian.
Menurutnya, kerumunan warga dapat menghambat akses kendaraan pemadam kebakaran sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.
Selain itu, Edy meminta para pemilik usaha, khususnya pelaku home industry yang menggunakan material mudah terbakar, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengimbau pemilik usaha untuk selalu menyediakan APAR dan memastikan sarana proteksi kebakaran berfungsi dengan baik. Jangan menunggu terjadi kebakaran baru menyadari pentingnya alat pemadam,” tegasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Home industry milik M. Muchlisin, warga Desa Ujungbatu RT 03/RW 01, Jepara, mengalami kerusakan berat.
Kerugian material sementara ditaksir mencapai kurang lebih Rp400 juta. Sementara penyebab pasti kebakaran dan titik awal api masih dalam proses penyelidikan pihak terkait.
Salah seorang warga, Julani, yang berada di lokasi mengapresiasi respons petugas pemadam kebakaran. Menurutnya, petugas datang dan bekerja dengan cepat sehingga api tidak semakin meluas.
“Damkar keren,” ucap Julani singkat.