Sidak Dapur MBG Jepara, Temuan Ini Bikin Satgas Beri Ultimatum
- Vivy
VIVAJogja – JEPARA, Sejumlah catatan ditemukan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jepara saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandengan 2, Kamis dini hari (17/9).
Temuan tersebut meliputi sanitasi yang masih terbuka, belum tersedianya oven pengering ompreng, serta rak penyimpanan makanan (ompreng siap kirim) tanpa ada pintu penutup.
Ketua Satgas MBG Jepara Muhammad Ibnu Hajar meminta seluruh kekurangan segera dibenahi. Pengelola diberikan waktu mulai dua minggu hingga satu bulan untuk memenuhi ketentuan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Ini harus segera dipenuhi oleh mitra dan Kepala SPPG Bandengan 2. Kita beri waktu dua minggu sampai satu bulan. Apabila masih belum mengindahkan, kita sampaikan ke BGN agar diberi sanksi dan evaluasi,” kata Hajar.
Aspek sanitasi, kebersihan ruangan, hingga sterilisasi tempat makan tidak boleh diabaikan. Setiap tahapan pengolahan makanan harus dilakukan secara cermat guna menjaga keamanan pangan bagi penerima manfaat (Pm).
Sidak yang dilakukan Hajar, yang juga selaku Wakil Bupati Jepara, menyasar berbagai bagian penyelenggaraan program. Tim mengecek kondisi dapur, kebersihan lingkungan, pengolahan makanan, bahan baku, sanitasi, hingga mekanisme distribusi.
Pengawasan serupa dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah. Para camat bersama Satgas MBG tingkat kecamatan turun mengecek dapur penyedia makanan yang berada di wilayah masing-masing.
Hasil pemeriksaan lapangan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan. Pengawasan juga tidak berhenti pada sidak, tetapi akan dilakukan secara berkala.
“Intinya kita selalu menekankan kepada semua SPPG di Kabupaten Jepara agar bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional,” jelasnya.
Hajar juga meminta kepala satuan pelayanan dan ahli gizi memperketat pengawasan setiap proses penyediaan makanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah persoalan keamanan pangan kembali terjadi di Jepara.
Program MBG diharapkan tidak hanya berjalan dari sisi distribusi, tetapi juga memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan untuk seluruh penerima manfaat.