Ikan Kecil Penghasil Devisa, 20 Ton Sekali Ekspor
- VIVAJogja
Melalui kegiatan tersebut, Undip ingin menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan memahami proses pengembangan produk perikanan, mulai dari produksi hingga pemasaran ke pasar internasional.
"Kami dari Kampus Undip Jepara ini memulai kegiatan untuk bisa membawa produk Indonesia ke luar negeri sebagai produk ekspor dan yang lebih penting lagi adalah untuk kegiatan pendidikan, menciptakan sumber daya manusia yang punya kompetensi," ujarnya.
Nyoman menilai, kompetensi sumber daya manusia juga berkaitan erat dengan kepatuhan terhadap prosedur, baik dalam kegiatan perdagangan maupun ketenagakerjaan.
"Kalau sumber daya kita punya kompetensi yang baik, tentu dia akan mengikuti prosedur-prosedur yang baik," katanya.
Direktur Jenderal Keimigrasian Kombespol Agus Waluyo mengatakan, kunjungannya ke fasilitas cold storage di Kampus Undip Jepara memberikan gambaran mengenai besarnya potensi sektor perikanan untuk dikembangkan hingga pasar internasional.
Berdasarkan penjelasan Nyoman dan tim, kata Agus, permintaan produk perikanan dari sejumlah negara seperti Jepang, Sri Lanka dan negara Asia lainnya cukup tinggi.
Ia menilai pengembangan industri perikanan dari hulu hingga hilir juga dapat membuka peluang ekonomi dan pekerjaan di dalam negeri. Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mencegah masyarakat bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural.
"Kesimpulannya ini akan nyambung dengan kinerja kami petugas imigrasi, khususnya Pimpasa. Apabila proses dari hulu ke hilir mengenai perikanan ini semua kita kerjakan, insyaallah tidak ada lagi masyarakat kita, warga kita yang bekerja di luar negeri nonprosedural," ujar Agus.
Agus menegaskan, bekerja di luar negeri bukan sesuatu yang dilarang. Namun, masyarakat harus melalui prosedur yang aman dan memperoleh pekerjaan yang memberikan perlindungan selama berada di negara tujuan.
"Bukan tidak boleh, boleh warga kita bekerja di luar negeri, tapi harus prosedur yang sudah aman, di luar negeri pekerjaan tersebut juga aman buat warga kita. Ini adalah bentuk atau wujud daripada negara hadir untuk masyarakat, untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat," katanya.
Selain teri nasi, teri jengki, udang vaname, udang windu dan kerapu, Undip Jepara juga tengah menyiapkan produk belut laut yang merupakan hasil tangkapan nelayan lokal.