Lima Titik Jalan Desa Kawak Kini "MULUS" Warga Semringah
- VIVAJogja
VIVAJogja – JEPARA, Wajah sejumlah akses jalan di Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah kini berubah. Sedikitnya lima titik jalan desa yang sebelumnya membutuhkan perhatian telah dibangun dalam dua bulan terakhir.
Perubahan tersebut langsung dirasakan warga. Selain membuat akses kendaraan lebih nyaman, kondisi jalan yang lebih baik juga membuat lingkungan permukiman terlihat lebih rapi.
Dewi, warga RT 10 RW 02, mengaku senang dengan pembangunan jalan di wilayahnya. Menurutnya, jalan yang kini lebih baik membuat aktivitas warga menjadi lebih nyaman.
“Saya dan para tetangga sangat gembira dengan adanya jalan yang baru dan bagus ini. Lingkungan menjadi lebih rapi dan terlihat lebih indah. Kendaraan juga lebih nyaman digunakan,” ujar Dewi saat ditemui di sebuah warung, Sabtu (3/10).
Hal serupa disampaikan Nurul Mahmudah, warga RT 01 RW 01. Ia menyebut pembangunan jalan memberikan perubahan terhadap akses sekaligus kondisi lingkungan sekitar.
“Saya, suami, dan warga sekitar senang sekali dengan jalan yang baru ini. Kampung terlihat lebih bersih, rapi, dan aksesnya lebih lancar. Kendaraan juga bisa melaju lebih aman,” katanya saat ditemui di rumahnya.
Menurut Nurul, pembangunan infrastruktur di Desa Kawak dalam beberapa tahun terakhir juga cukup terasa. Sejumlah pembangunan disebut tersebar di beberapa wilayah desa.
“Seingat saya, pembangunan di Kawak selama periode Pak Heri cukup banyak dan merata di beberapa RW,” ujarnya.
Pembangunan lima titik jalan tersebut tersebar di tiga RW, yakni RT 01 RW 01, RT 16 RW 02, RT 21 RW 03, RT 19 RW 03, dan RT 10 RW 02.
Petinggi Desa Kawak yang saat ini menjalani cuti menjelang pelaksanaan Pilpet, Heri Eko Purwanto, mengatakan pembangunan tersebut turut terbantu melalui aspirasi anggota legislatif.
Menurutnya, keterbatasan Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa (PAD) membuat pemerintah desa perlu membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
“Karena Dana Desa terbatas, kami mengandalkan aspirasi dewan untuk membantu pembangunan infrastruktur di desa kami. Alhamdulillah, kami mendapatkan aspirasi untuk lima lokasi yang tersebar di tiga RW,” kata Heri.
Ia merinci, pembangunan di RT 01 RW 01 dan RT 16 RW 02 berasal dari aspirasi Andang, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Kemudian RT 21 RW 03 berasal dari aspirasi Akhwan, juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.