Sekretariat DPRD DIY Raih Dua Capaian Penting dalam Reformasi Birokrasi
- Dok Sekwan DPRD DIY
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Sekretariat DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menorehkan prestasi membanggakan pada tahun 2026 dengan berhasil menembus lima besar dalam dua ajang bergengsi sekaligus. Lembaga ini masuk sebagai nominator lima besar Kompetisi Budaya Pemerintahan Tahun 2026 kategori Perangkat Daerah dan lolos lima besar tahapan analisis dokumen Lembar Kerja Evaluasi (LKE) pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam Kompetisi Budaya Pemerintahan, Sekretariat DPRD DIY ditetapkan sebagai salah satu dari lima nominator berdasarkan hasil penilaian administrasi. Penetapan tersebut tertuang dalam surat Nomor B/400.10.8.1/1616/BR.6 tanggal 30 September 2026. Penilaian administrasi meliputi empat aspek utama, yakni kualitas dan realisasi Rencana Aksi Budaya Pemerintahan, Indeks Kepuasan Masyarakat, publikasi atau pencantuman logo SATRIYA dan BerAKHLAK, serta nilai Pengukuran Kinerja dan Kualitas Implementasi (PKKI). Hasil ini mengantarkan Sekretariat DPRD DIY untuk mengikuti tahap penilaian lapangan bersama empat perangkat daerah lainnya, yaitu Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, Biro Umum dan Protokol Setda DIY, Dinas Kesehatan DIY, serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY.
Capaian tersebut berjalan beriringan dengan keberhasilan Sekretariat DPRD DIY dalam pembangunan Zona Integritas. Lembaga ini dinyatakan lolos lima besar perangkat daerah dalam tahapan analisis dokumen LKE dengan nilai sangat memuaskan. Hasil ini menjadi penguatan atas komitmen organisasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang penuh tantangan. “Perjalanan ini tentu tidak mudah. Ada proses panjang, evaluasi, dan berbagai hal yang harus terus kita benahi. Namun, dengan komitmen yang kuat, kerja sama, dan semangat seluruh jajaran, kita mampu melewati setiap tahapan hingga masuk lima besar dalam Kompetisi Budaya Pemerintahan maupun pembangunan Zona Integritas. Ini bukan hasil kerja satu atau dua orang, melainkan kerja bersama seluruh keluarga besar Sekretariat DPRD DIY,” ungkapnya.
Menurut Yudi, keberhasilan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas budaya kerja, memperkuat integritas, dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik. Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas harus menjadi proses perubahan berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan indikator penilaian. “Yang terpenting bukan hanya lolos penilaian, tetapi bagaimana nilai-nilai SATRIYA benar-benar menjadi budaya dalam keseharian kita dan pembangunan Zona Integritas diwujudkan melalui tindakan nyata. Kita harus menjaga konsistensi ini bersama-sama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.