Sri Sultan Dukung Rekomendasi Dewan Kebudayaan DIY, Begini Usulannya
- hms
YOGYAKARTA, VIVAJogja- Dewan Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merekomendasikan empat hal yang menjadi perhatian utama terkat peningkatkan nilai kebudayaan Yogyakarta. Untuk itu, diperlukan sinergi dan dukungan oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Empat rekomendasi Dewan Kebudayaan DIY, yakni peningkatan nilai Indikator Pembangunan Kebudayaan DIY, pengembangan ekosistem budaya, pendidikan kebudayaan. Selanjutnya yakni rekomendasi penyusunan pedoman sistem kuratorial pemeliharaan serta pengembangan kebudayaan DIY.
Paparan itu diungkapkan Mikke Susanto selaku Ketua Dewan Kebudayaan DIY, saat audiensi bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Selasa (25/2/2025).
Pengurus Dewan Kebudayaan DIY audensi bersama Sri Sultan
- hms
Sejumlah rekomendasi dari Dewan Kebudayaan DIY itu, diharapkan mendapatkan arahan dari Sri Sultan. Dalam kunjungan bertempat di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Mikke juga didampingi para anggota Dewan Kebudayaan DIY.
Dari hal-hal yang disampaikan mereka, Sri Sultan memberikan arahan meninjau kembali rekomendasi-rekomendasi tersebut. Selanjutnya menyusun dengan baik program atau kebijakan yang akan dilakukan.
Harapannya, rekomendasi itu dapat secepatnya ditinjau kemudian diaplikasikan dan membuka wawasan baru pada pemahaman kebudayaan.
“Dari Dewan Kebudayaan ini bisa kita aplikasikan, siapa tahu justru membuka cakrawala baru di dalam pemahaman kebudayaan,” ujar Sri Sultan.
Menurut Sri Sultan, pembangunan manusia dan pembangunan nasional itu, tidak dasarnya hanya pertumbuhan ekonomi saja. Karena kebudayaan dianggap tidak bisa membangun kemakmuran untuk rakyat.
“Harapan saya, mana yang paling cepat bisa kita realisasi, kita realisasikan segera,” pinta Sri Sultan.
Sri Sultan juga menyampaikan kepada Dewan Kebudayaan DIY menggandeng dinas-dinas terkait. Sesuai dengan rekomendasi yang akan ditindaklanjuti nantinya, diharapkan bersinergi dengan dinas terkait yakni Dinas Kebudayaan, Dinas Pendidikan ataupun OPD DIY lainnya.
Agenda audiensi ini juga dihadiri Kepala Kundha Kabudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi serta pimpinan OPD terkait. Diantaranya Kepala Dinas Pendidikan DIY, Paniradya Pati dan Kepala BAPPERIDA DIY.