Turunkan Tim Survey di Balong Jepara, Pelindo Kaji Rencana Proyek Pelabuhan Internasional

Calon lokasi pelabuhan ekspor Jepara di pantai Balong Kembang
Sumber :
  • arif

“Balong dipilih sebagai calon lokasi pelabuhan, karena lautnya dalam dan stabil. Sehingga kapal ekspor impor leluasa beraktivitas di pelabuhan itu,” terang Witiarso.

Jepara Diuntungkan Geografis, Fokus Keramaian Daerah Wisata

Pemkab Jepara, kata Wiwit membuka tangan lebar-lebar jika ada investor yang ingin menggarap pelabuhan ekspor tersebut. Pelabuhan ekspor itu diproyeksikan bisa melayani empat kabupaten, yakni Jepara, Kudus, Pati, dan Rembang. 

"Kalau pelabuhan dibangun, maka pelaku usaha lebih nyaman karena nanti ada kawasan industri yang terhubung langsung dengan pelabuhan. Jadi mari kita kolaborasi," ujarnya.

Program Tebar Takjil, Strategi Efektif Kapolres Jepara Pikat Simpati Warga

Saat ini, Jepara sudah menyandang status sebagai kota perdagangan dunia. Hal ini lantaran ekspor mebel, furniture dan ukir Jepara sudah menembus 160 an negara di dunia.  Tiap tahun, nilai ekspor produk asal Jepara mencapai ratusan juta USD, yang didominasi produk berbahan dasar kayu.

Pada tahun 2023 misalnya, nilai ekspor Jepara mencapai 659,2 juta USD. Khusus mebel, furniture dan ukiran sebesar 319,1 juta USD.

Sport Tourism dan Karimunjawa Run, Ide Cerdas Bupati Jepara Gencarkan Kunjungan Wisata

Di hadapan para pengusaha itu, Witiarso menegaskan komitmennya menjadikan Jepara sebagai daerah terbaik untuk investasi di Jateng. Pihaknya juga terus bersinergi dengan Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat, agar iklim investasi di Jepara terus menggeliat.

Salah satu yang menjadi prioritas untuk mendukung iklim investasi adalah soal infrastruktur. Untuk kawasan Jepara utara dalam waktu dekat, infrastruktur jalan akan lebih mulus seiring kucuran dana Rp 30 miliar dari Pemprov Jateng.

Halaman Selanjutnya
img_title