Jogja Digdaya, Solusi Efektif Hadapi Kebencanaan di Sektor Pendidikan
- Humas Pemda DIY
Wagub DIY mengapresiasi kolaborasi strategis antara Disdikpora DIY dengan Yayasan Plan International Indonesia, Prudence Foundation dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata semangat sinergi dan kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menciptakan solusi efektif dalam menghadapi tantangan kebencanaan, khususnya di sektor pendidikan.
Ketangguhan satuan pendidikan
Ditambahkan Kepala Dinas Dikpora DIY, Suhirman, inisiasi 'Jogja Digdaya' sejalan dengan visi organisasi dalam memperkuat ketangguhan satuan pendidikan dan menjamin hak anak atas pendidikan yang aman. Sistem ini bukan hanya alat pelaporan, tapi juga sarana pemberdayaan sekolah dan komunitas untuk berperan aktif dalam membangun ketangguhan lokal.
"Kami akan jadwalkan simulasi ataupun pelatihan bertahap ke sekolah SMA/SMK kemudian SMP baru SD yang tidak terlepas dari kegiatan SPAB pekan depan. Jika terjadi bencana maka harus melakukan suatu protap semisal kita punya data dampak dari bencana tersebut. Artinya kita siap memakai aplikasi ini dan akan lakukan koordinasi dengan kabupaten/kota nantinya," tandas Suhirman.
Peluncuran ini juga menandai komitmen lanjutan untuk mengintegrasikan data pelaporan ke dalam sistem informasi kebencanaan daerah dan nasional. Selain itu, membuka peluang pengembangan lebih lanjut, termasuk fitur analisis data, dashboard publik, dan integrasi ke sistem pendidikan dan kebencanaan lainnya.
Sementara, Direktur Program Plan International Indonesia, Ida Dewa Ayu Istri Ngurah mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DIY menjadi provinsi model SPAB dari 38 provinsi di Tanah Air. Harapannya DIY menjadi rujukan baik dari pemerintah, Sekber SPAB, Forum PRB, sekolah dan anak-anaknya bagi pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang lainnya untuk belajar ke DIY kemudian mereplikasi apa yang telah DIY lakukan.