Perpustakaan Keliling di Kulonprogo Terkendala Koleksi dan Armada
- jogja.viva.co.id/Wuri D
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Perpustakaan Daerah Kabupaten Kulonprogo terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dan meningkatkan minat baca masyarakat sejak dini. Salah satunya dengan tetap mengoperasionalkan Mobil Perpustakaan Keliling.
Disampaikan Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulonprogo, Maryati empat (4) mobil perpustakaan keliling yang dioperasionalkan menyambangi 61 sekolah di wilayah Kulonprogo, terdiri dari 58 sekolah dasar, dan 3 SMP yaitu SMP N 1 Samigaluh, SMP N 2 Girimulyo, dan SMP N 2 Nanggulan.
Siswa SD cukup antusias meminjam buku di perpustakaan keliling, bahkan di bulan April, peminjam buku tertinggi sekitar 53 persen adalah siswa SD, yang mengaksesnya melalui mobil perpustakaan keliling.
"Pengunjung kita itu bulan Januari hingga bulan April 2025 yang on site ada 20693 pengunjung, kemudian yang online 57401 pengunjung. Sedangkan untuk peminjaman, di bulan April ini, dari total 1002 peminjam, itu mayoritas peminjam itu pelajar SD sekitar 53 persen atau sebanyak 580 peminjam. Pelajar SD ini meminjamnya sebagian besar di mobil perpustakaan keliling sebanyak 499 peminjam, dan yang datang langsung keperpustakaan 81 peminjam," kata Maryati, Jumat (23/05/2025).
Pustakawan Ahli Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulonprogo, Nurul Fahmayanti juga menjelaskan, minat baca anak-anak di Kulonprogo sebenarnya cukup tinggi. Berdasar pengalamannya melayani perpustakaan keliling ke sejumlah sekolah, anak-anak selalu menyambut dengan antusias.
"Anak-anak itu antusias ya, minimal mendekat tertarik lihat-lihat. Ada sebagian yang memang sudah suka membaca pasti meminjam rutin, dan langsung mencari jenis koleksi kesukaannya. Kalau diarahkan anak-anak itu bisa kok gemar membaca buku, tidak hanya main gadget. Tapi ya memang harus diarahkan. Perpustakaan keliling ini jadi alternatif mendekatkan buku dan budaya baca ke anak-anak," katanya disela-sela pelayanan Perpustakaan Keliling di SD N Darat, Karangwuni, Wates.
Dikatakan, permintaan sekolah akan kehadiran perpustakaan keliling sebenarnya cukup tinggi. Setiap tahun rata-rata ada permintaan perpustakaan keliling dari 20 sekolah baru. Namun tidak semua bisa langsung bisa dipenuhi dan harus menunggu antrean hingga tahun berikutnya karena keterbatasan armada dan SDM.
"Mobilnya hanya 4 dulu pernah ada 7 mobil ya lumayan, sekarang tinggal 4 mobilnya. Kemudian yang mopi motor pintar itu mulai ada jaman SIKIB jaman Pak SBY juga sudah tidak bisa beroperasi karena sudah tidak laik jalan. Tapi sampai sekarang tidak ada pengadaan baru mobil maupun motor untuk perpustakaan keliling ini. Ini menjadi salah satu kendala pelayanan kami yang sebenarnya merupakan salah satu upaya menumbuhkan minat baca di kalangan anak-anak," katanya.