Prioritaskan Program Pro-Rakyat, WiFi Gratis Padukuhan Sleman terapkan CSR Swasta

WiFi gratis di Sleman akan gunakan CSR swasta
Sumber :
  • bing image creator

YOGYAKARRTA, VIVA Jogja – Bupati Sleman Harda Kiswaya telah memerintahkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman untuk melakukan perbaikan menyeluruh pelaksanaan program WiFi gratis padukuhan.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Bersamaan dengan itu, juga dilakukan evaluasi dan pendataan ulang program WiFi gratis padukuhan, sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki tata kelola program yang dianggap belum berjalan optimal.

Perbaikan akan mencakup seluruh tahapan, perencanaan, pengadaan, hingga pengendalian kegiatan, terkait laporan mengenai kualitas layanan WiFi gratis padukuhan yang tersebar di berbagai titik di Kabupaten Sleman.

img_title Festival Jamu Nusantara Dorong Tradisi Minum Herbal Jadi Gaya Hidup Modern

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Sleman, Budi Santosa, menyatakan bahwa layanan WiFi gratis padukuhan dihentikan secara bertahap mulai awal Mei 2025. “Juni 2025, kami mulai pengadaan dengan memperhatikan berbagai aspek dan diperkirakan awal Juli 2025 layanan WiFi akan kembali aktif,” ujarnya, Kamis (19/6/2025).

Pengaktifan kembali WiFi Padukuhan, akan dilakukan secara bertahap dengan penempatan di lokasi-lokasi yang diusulkan oleh pemerintah kalurahan. Adapun, kriteria lokasi pemasangan baru, antara lain, fasilitas umum seperti balai RT/RW/padukuhan, tempat ibadah, dan pos ronda; serta tempat yang tersedia sumber listrik yang dibiayai oleh warga.

img_title Pemkot Yogya dan Diwa Foundation Bedah Rumah, Prioritaskan Hunian Layak bagi Disabilitas

Dikatakan Budi Santosa, Diskominfo Kabupaten Sleman telah meminta pemerintah kalurahan untuk melakukan klarifikasi dan pengecekan ulang lokasi yang saat ini terpasang. “Aktivasi kembali WiFi gratis padukuhan per Juli 2025 akan berlangsung sampai akhir Desember tahun ini,” katanya.

Pada tahun 2026, program WiFi gratis padukuhan tidak akan lagi memakai APBD Kabupetan Sleman, tetapi dana CSR atau corporate social responsibility perusahaan swasta. “Anggaran yang sebelumnya diperuntukkan WiFi gratis padukuhan akan dialokasikan untuk program lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Budi Santosa.

Ia menyampaikan, kebijakan itu merupakan satu bentuk upaya untuk merealisasikan cita-cita Sleman Baru Harapan Baru yang digaungkan oleh Harda Kiswaya dan Danang Maharsa. “Prioritas kami adalah program yang benar-benar bermanfaat untuk seluruh warga demi pembangunan positif dan kemajuan bagi Kabupaten Sleman,” kata Budi Santosa.