Libur Satu Suro Daop 6 Yogya Siapkan 61 ribu lebih kursi KA

Okupansi KAI Daop 6 capai 77% saat Peringatan Kenaikan Yesus Kristus
Sumber :
  • istimewa

YOGYAKRTA, VIVA Jogja - Memasuki long week end malam 1 Suro juga bertepatan dengan 1 Muharram atau Tahun Baru Islam 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (27/6/2025), KAI Daop 6 Yogyakarta menyiapkan sebanyak 61.688 kursi Kereta Api (KA) jarak jauh pada periode 26-29 Juni 2025.

img_title Gotong Royong Bedah Rumah di Semaki, Pemkot Yogyakarta Teguhkan Solidaritas Warga

Keputusna itu pun mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025,

Disampaikan Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih berdasarkan pantauan pada Senin (23/06/2025) lalu, okupansi KA keberangkatan awal dari KAI Daop 6 mencapai 84 persen atau telah terjual 52.081 tempat duduk, dari total 28 KA jarak jauh keberangkatan awal stasiun KAI Daop 6, yang terdiri atas 25 KA reguler, 2 KA fakultatif, dan 1 KA tambahan.

img_title Lomba Masak Warnai Hari Anak Nasional, Media dan Pemerintah Perkuat Sinergi

Untuk tiket KA Tambahan, sudah dapat dipesan di aplikasi Access by KAI, website kai.id maupun mitra penjualan tiket yang sudah bekerjasama dengan KAI. “Jurusan padat seperti Yogyakarta – Jakarta diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan, sehingga kami menambah kapasitas angkut dan frekuensi perjalanan," katanya.

Dikatakan, KA tambahan akan dioperasikan sebagai bentuk respons terhadap trend peningkatan volume penumpang. Selain pengoperasian KA tambahan, KAI Daop 6 juga melakukan sejumlah langkah penguatan operasional, seperti peningkatan kesiapsiagaan petugas di stasiun dan jalur lintas, pemeriksaan sarana-prasarana secara intensif, serta koordinasi berkelanjutan dengan stakeholder eksternal untuk menjamin kelancaran layanan.

img_title Semarak Kebersamaan Lansia dan PAUD Mantrijeron Jadi Wadah Pelayanan Publik

Dengan penambahan kapasitas dan peningkatan pelayanan tersebut PT KAI berharap masyarakat dapat terlayani sekaligus memastikan seluruh fasilitas penunjang di stasiun, seperti ruang tunggu, toilet, musala, loket layanan. Area komersial pun dipastikan dalam kondisi optimal. Selain itu, integrasi moda transportasi lanjutan dengan angkutan umum lokal juga terus ditingkatkan demi kenyamanan pelanggan.