Bus Listrik Trans Jogja Resmi Berbayar Mulai 1 Januari 2026

Bus listrik DIY mulai terapkan biaya 1 Januari 2026
Sumber :
  • Dok Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Setelah setahun penuh beroperasi dalam masa uji coba gratis, bus listrik Trans Jogja akhirnya resmi memasuki fase operasional penuh mulai 1 Januari 2026. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan tarif reguler sebesar Rp 2.700 per perjalanan, sama dengan tarif Trans Jogja konvensional. Tarif khusus tetap diberlakukan, yakni    Rp 2.000 bagi lansia dan penyandang disabilitas serta Rp 500 bagi pelajar pemegang Kartu Khusus Pelajar. Seluruh pembayaran dilakukan secara nontunai.

img_title Ribuan Anak Panah Melesat di Wates, Jemparingan Nasional Semarakkan HUT ke-75 Kulonprogo

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan DIY, Wulan Sapto Nugroho, menjelaskan penerapan tarif dilakukan setelah evaluasi masa uji coba sepanjang 2025. Selama periode tersebut, penumpang memang tidak dikenai biaya, tetapi tetap diminta melakukan tap kartu elektronik untuk kepentingan pendataan. “Mulai 2026, bus listrik akan beroperasi dengan rute tetap Terminal Jombor–Malioboro, dengan jam layanan pukul 05.30 hingga 20.30 WIB,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Rute bus listrik ditetapkan permanen setelah sebelumnya sempat mengalami beberapa kali perubahan selama masa uji coba. Jalur yang dilalui mencakup Terminal Jombor–Jalan Magelang–Simpang Empat Pingit–Tugu Yogyakarta–Jalan Mangkubumi–Kleringan–Jalan Abu Bakar Ali–Malioboro–Jalan KH Ahmad Dahlan–Jalan Bhayangkara–Jlagran–Jalan Tentara Pelajar–Jalan Magelang–Terminal Jombor. Operasional bus akan dihentikan di halte terdekat apabila melewati jam layanan harian.

img_title Jogja Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Expo Bisnis, Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional hingga Global

Sepanjang 2025, Pemda DIY mengoperasikan dua unit bus listrik dalam skema uji coba. Data Dinas Perhubungan DIY mencatat, selama masa uji coba jumlah penumpang rata-rata mencapai 1.200 orang per hari, dengan puncak tertinggi pada akhir pekan yang bisa menembus 1.800 penumpang. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi ramah lingkungan tersebut.

Bus listrik Trans Jogja memiliki kapasitas angkut 40 penumpang, terdiri atas 20 kursi dan ruang berdiri yang dilengkapi pegangan. Fasilitas pendukung meliputi AC hemat energi, CCTV, serta akses ramah disabilitas dengan lantai rendah (low entry). Kecepatan maksimal bus dibatasi 60 km/jam untuk menjaga keselamatan di jalur perkotaan.

img_title DIY Perkuat Diplomasi Budaya Jawa di Suriname

Keberlanjutan operasional bus listrik ini menjadi bagian dari strategi Pemda DIY menekan emisi kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Data Dinas Lingkungan Hidup DIY menunjukkan, sektor transportasi menyumbang sekitar 45 persen emisi karbon di wilayah perkotaan Yogyakarta. Dengan pengoperasian bus listrik, diharapkan terjadi penurunan emisi CO₂ hingga 30 ton per tahun dari dua unit yang beroperasi.

Halaman Selanjutnya
img_title