Kampung Nelayan Merah Putih Poncosari Ditarget Rampung Januari
- Dok Humas Pemkab Bantul
BANTUL, VIVA Jogja - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari, Kabupaten Bantul, Jumat (2/01/2026). Kehadiran Menteri Trenggono disambut antusias oleh 134 nelayan setempat yang hadir dalam acara tersebut.
Poncosari menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian kunjungan Menteri KKP meninjau pengembangan KNMP di berbagai daerah, seperti Tuban, Purworejo, Cirebon, dan Pati. Program kampung nelayan terpadu ini dirancang untuk menghadirkan fasilitas produksi, pengolahan, hingga distribusi hasil tangkapan dalam satu kawasan, sehingga kesejahteraan nelayan dapat meningkat secara signifikan.
Dalam sambutannya, Trenggono menegaskan bahwa pembangunan KNMP Poncosari ditargetkan rampung pada Januari 2026. Ia optimistis keberadaan kampung nelayan terpadu ini akan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir Bantul. “Kita targetkan Januari ini sudah selesai. Model seperti ini sudah kita bangun di Biak 18 bulan lalu, dan hasilnya produktivitas meningkat hingga 121 persen,” ujarnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menambahkan bahwa konsep KNMP dirancang untuk menjawab kebutuhan nelayan secara menyeluruh. Dengan fasilitas yang terintegrasi, ekosistem nelayan diharapkan lebih kuat dan mampu meningkatkan daya saing. “Kampung nelayan ini mengintegrasikan segala kebutuhan nelayan. Maka ekosistem nelayan bisa lebih bergerak karena ada fasilitas yang memadai,” katanya.
Potensi laut Bantul yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dinilai masih sangat besar. Dengan dukungan KNMP, jumlah nelayan di kawasan pesisir diperkirakan akan bertambah, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Saat ini, rata-rata pendapatan sekali melaut hanya sekitar Rp125.000 per orang setelah dikurangi biaya operasional. Kehadiran fasilitas baru seperti cold storage, pabrik es, dan sistem penyimpanan modern diharapkan mampu mendongkrak penghasilan mereka.
Ponijo, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Kuwaru, menyampaikan harapan agar seluruh hasil tangkapan nelayan dapat terkelola dengan baik. “Yang paling diinginkan nelayan adalah hasil tangkapan bisa ter-cover semua, dipermudah produksinya, dan penyimpanannya. Dengan adanya pabrik es di sini, itu sangat membantu,” ujarnya.
Sarmidi, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Baru, menilai fasilitas KNMP Poncosari sudah menjawab kebutuhan mendasar nelayan. “Sekarang bantuan jaring, kapal, mesin sudah ada. Fasilitas lengkap, termasuk es yang dulu harus ambil di Depok. Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan harga ikan juga naik,” ungkapnya.