Pemanasan Global dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Angin kencang akibat cuaca ekstrem
Sumber :
  • DOK UGM

Menghadapi ancaman tersebut, Emilya menekankan pentingnya langkah mitigasi. Salah satu cara sederhana adalah dengan melakukan regulatory harvesting, yaitu menampung air hujan dari atap rumah untuk digunakan kembali. Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan air sesuai kebutuhan. Air tanah sebaiknya dipakai untuk kebutuhan domestik, sementara untuk keperluan lain bisa memanfaatkan air permukaan atau sumber alternatif. Kesadaran kolektif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca juga menjadi kunci. Penggunaan energi terbarukan, penghijauan di perkotaan, serta pengurangan konsumsi bahan bakar fosil dapat membantu menekan laju pemanasan global.

img_title UGM Kembangkan Rumah Skrining dan Radiografi Keliling untuk Percepatan Eliminasi TB

Kenaikan suhu global bukan sekadar isu akademis, melainkan ancaman nyata bagi kehidupan sehari-hari. Kekeringan, banjir, dan angin kencang adalah dampak langsung yang sudah mulai dirasakan masyarakat. Jika tidak ada langkah serius untuk menekan laju pemanasan, generasi mendatang akan menghadapi tantangan yang lebih berat dalam menjaga ketahanan pangan, kesehatan, dan keselamatan lingkungan. Pesan para ahli jelas: pemanasan global adalah masalah bersama yang membutuhkan aksi nyata sekarang juga.

 

img_title IKG Salurkan 500 Tangki Air Bersih dan Meriahkan HUT RI di Gunungkidul