UGM Perkenalkan eKarsa, Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Rumah Sakit

Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Rumah Sakit karya UGM
Sumber :
  • Dok Humas UGM

SLEMAN, VIVA Jogja - Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan inovasi di bidang teknologi transportasi dengan meluncurkan kendaraan listrik terbaru bernama eKarsa. Kendaraan ini dirancang khusus untuk mendukung mobilitas di kawasan rumah sakit, terutama Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dengan mengedepankan efisiensi, ergonomi, dan keberlanjutan.

img_title Wedding Expo Perdana Hadir di Karanganyar, Farida dan Wulan Tertawa Lihat Foto Pernikahan Mereka Dipajang Vendor

Pengembangan eKarsa dilakukan oleh Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik UGM. Nama eKarsa sendiri merupakan singkatan dari “elektrik RSA”, menandai fokus utama kendaraan ini sebagai sarana transportasi internal rumah sakit. Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, Ph.D., menjelaskan bahwa eKarsa merupakan kelanjutan dari rangkaian riset kendaraan listrik yang telah dilakukan sejak 2012. Sebelumnya, tim peneliti UGM telah melahirkan Mobil Semar sebagai prototipe awal, kemudian GATe (Gadjah Mada Airport Transporter) pada 2014 yang ditujukan untuk kebutuhan transportasi di bandara dan kawasan pariwisata.

Berbeda dari inovasi sebelumnya, eKarsa memiliki keunggulan teknis yang lebih matang. Kendaraan ini menggunakan battery pack lithium ferro phosphate yang dikembangkan secara mandiri oleh tim UGM, serta sistem pengendali motor hasil riset internal. Meski beberapa komponen masih mengandalkan produk impor, Selo menegaskan bahwa jika pasar kendaraan listrik ini berkelanjutan, seluruh lini komponen sangat mungkin difabrikasi secara lokal. Hal ini membuka peluang besar bagi industri dalam negeri untuk berkembang.

img_title Karanganyar Jadi Lokasi Panen Raya TNI di 43 Daerah, Petani Terima Mesin Panen Modern

Kepala DTETI FT UGM, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, Ph.D., menambahkan bahwa pengembangan eKarsa berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. RSA UGM membutuhkan kendaraan yang mampu mengangkut pasien maupun pengunjung dari area parkir menuju gedung utama dengan cepat dan aman. Tantangan terbesar adalah waktu pengembangan yang hanya tiga bulan, dari Januari hingga Maret. Berbekal pengalaman tim yang dipimpin Dr. Eka Firmansyah serta kolaborasi dengan mitra industri, kendaraan ini berhasil diwujudkan sesuai target.

Dalam prosesnya, UGM menggandeng PT Inastek, perusahaan rintisan yang digerakkan oleh alumni Fakultas Teknik. Secara teknis, eKarsa mampu menampung hingga delapan penumpang, memiliki waktu pengisian daya sekitar tiga jam, serta dirancang tanpa sudut tajam untuk menjamin keamanan pengguna. Kendaraan ini juga menggunakan komponen standar seperti roda umum, sehingga memudahkan perawatan dan memastikan ketersediaan suku cadang. “Semua aspek didesain agar ramah pengguna, ergonomis, dan mudah dirawat. Kami ingin memastikan kendaraan ini benar-benar siap digunakan, bukan sekadar prototipe,” jelas Hanung.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Umar Haen Angkat Ironi Hilangnya Ruang Publik Lewat Lagu “Tak Jadi Main Bola”