Renovasi Stadion Tridadi Sleman butuh Anggaran Rp50 Miliar

Bupati Sleman, Harda Kiswaya
Sumber :
  • Istimewa

SLEMAN, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Sleman tengah menyiapkan langkah besar dalam pengembangan sarana olahraga dengan mengusulkan renovasi Stadion Tridadi menjadi stadion atletik bertaraf nasional. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan bahwa rencana ini muncul dari kebutuhan mendesak akan fasilitas atletik di Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingat saat ini DIY hanya memiliki Stadion Mandala Krida sebagai pusat kegiatan atletik.

img_title SPPG Caturharjo Sleman, Koperasi Konsumen Mutiara Mandiri Sejahtera, Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Dalam kunjungannya ke Stadion Tridadi pada Rabu (27/05/2026), Harda menegaskan bahwa renovasi tidak hanya akan menjadikan stadion sebagai arena atletik, tetapi juga meliputi pemugaran lapangan sepak bola serta penambahan fasilitas pendukung seperti lampu stadion. Menurutnya, prestasi atlet atletik asal Sleman yang terus meningkat menjadi alasan kuat untuk menghadirkan fasilitas latihan yang memadai di daerah sendiri. “Stadion Tridadi ini kami usulkan untuk dibongkar dan direnovasi menjadi stadion atletik. Karena di DIY baru Mandala Krida. Kebetulan atlet-atlet atletik kami sekarang sangat membanggakan Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Harda mengungkapkan bahwa Detail Engineering Design (DED) proyek renovasi telah rampung disusun. Pemkab Sleman juga sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. “Alhamdulillah, DED sudah kita selesaikan dan kami perjuangkan di pemerintah pusat. Kami sudah silaturahmi ke Kementerian PU dan disambut baik,” katanya. Namun, pihak kementerian meminta adanya rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebelum proyek dapat direalisasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

img_title Kasus Sumpah Palsu Hibah Pariwisata Sleman Resmi Disidik Polresta Sleman

Dalam konsep renovasi, Stadion Tridadi nantinya tidak lagi difungsikan sebagai venue pertandingan sepak bola resmi, melainkan sebagai pusat latihan atletik. Lapangan sepak bola tetap dipugar, tetapi hanya digunakan untuk latihan. Lingkungan stadion akan dilengkapi lintasan atletik sehingga bisa menjadi pusat pembinaan atlet di Sleman. Harda menambahkan bahwa estimasi anggaran renovasi mencapai Rp45 miliar hingga Rp50 miliar, dengan target masuk penganggaran APBN tahun 2027 jika seluruh proses berjalan lancar.

Selain pembenahan stadion, Pemkab Sleman juga membuka peluang penambahan fasilitas lampu stadion agar sarana olahraga semakin lengkap. Hal ini diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan olahraga sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Pemkab Sleman Tegas Bongkar Kos-Kosan Ilegal di atas Irigasi