Kelok 23 Jadi Magnet Wisata Baru, Rest Area dan UMKM Siap Hadir 2027
- Dok Pemkab Bantul
BANTUL, VIVA Jogja - Pembangunan Kelok 23 yang menghubungkan Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul dengan Kapanewon Purwosari di Gunungkidul terus dipantau perkembangannya oleh Pemerintah Kabupaten Bantul. Sekretaris Daerah Bantul bersama Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan peninjauan langsung untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
Sekretaris Daerah Bantul, Agus Budiraharja, menyampaikan bahwa pembangunan Kelok 23 di wilayah Bantul telah rampung 100 persen. Namun, masih ada pekerjaan lanjutan berupa pembangunan jalan menuju Kabupaten Gunungkidul sepanjang satu kilometer yang juga mencakup pelebaran jalur. Menurut informasi dari Satker PJN DIY, pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2027. “Pembangunan jalan sepanjang satu kilometer ini akan selesai pada pertengahan tahun 2027 mendatang,” jelas Agus.
Kelok 23 yang dikenal menyuguhkan panorama indah laut dan pegunungan nantinya akan dilengkapi dengan rest area. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi tempat singgah bagi para pengguna jalan untuk melepas lelah sekaligus menikmati pemandangan. Rest area tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk ruang untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Semoga rest area ini benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat yang melewati Kelok 23 untuk melepas lelah sambil melihat pemandangan laut dan gunung yang indah. Nantinya akan ditambah berbagai fasilitas untuk mendukung adanya rest area ini, termasuk UMKM,” ujar Agus saat ditemui di gardu pandang, salah satu bagian dari rest area yang sudah bisa digunakan untuk melihat panorama dari atas bukit.
Agus menambahkan, Pemkab Bantul juga akan berkontribusi dalam mengisi ruang UMKM di rest area tersebut agar produk lokal semakin dikenal masyarakat luas. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan Kelok 23 tidak hanya menjadi jalur penghubung antarwilayah, tetapi juga destinasi wisata baru yang mampu menggerakkan perekonomian lokal. “Kabupaten Bantul akan turut berkontribusi untuk mengisi UMKM agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Pada pertengahan tahun 2027 nanti diharapkan semua pembangunan dapat terselesaikan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Selain menjadi jalur strategis yang menghubungkan Bantul dan Gunungkidul, Kelok 23 diproyeksikan menjadi daya tarik wisata baru. Panorama alam yang ditawarkan di sepanjang jalur ini diyakini mampu menarik wisatawan untuk singgah. Dengan adanya rest area yang dilengkapi fasilitas memadai, Kelok 23 akan menjadi titik temu antara kebutuhan transportasi dan potensi wisata.