UAD Luncurkan PT Adi Multi Teknologi, Rintis Dana Abadi Kampus

Rektor Universitas Ahmad Dahlan Prof Dr Muchlas, M.T
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/ Cahyo PE

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan unit bisnis baru bernama PT Adi Multi Teknologi di Hall Gedung Fakultas Kedokteran Kampus 4 UAD, Jumat (11/09/2026). Langkah ini menjadi strategi penting untuk memperkuat sumber pendapatan eksternal kampus sekaligus mengurangi ketergantungan yang selama ini masih sangat besar pada dana SPP mahasiswa.

img_title Mahasiswa UAD Dalami Hukum Pemilu Bersama Bawaslu Kota Yogyakarta

Rektor UAD, Prof Dr Muchlas, M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendapatan dari SPP mahasiswa masih menyumbang porsi dominan, yakni sekitar 93 hingga 95 persen dari total pendanaan operasional kampus. Kondisi tersebut mendorong UAD untuk bergerak aktif mengembangkan unit bisnis mandiri yang diharapkan mampu menopang keberlangsungan institusi dalam jangka panjang. “Saya berharap unit-unit usaha di lingkungan UAD dapat menjadi pondasi pembentukan endowment fund atau dana abadi kampus,” ujarnya.

Muchlas menambahkan, hampir semua universitas besar di dunia mengandalkan unit usaha akseleratif untuk memupuk dana abadi. Dana tersebut menjadi instrumen penting agar kampus tidak terlalu bergantung pada fluktuasi jumlah mahasiswa baru setiap tahun. Menurutnya, pengembangan bisnis harus bertumpu pada kekuatan utama perguruan tinggi berupa pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia. “UAD mendorong ekonomi berbasis pengetahuan dengan tingkat keberlanjutan yang kuat,” tegasnya.

img_title PKB DIY Mantapkan Komitmen Kepemimpinan Berintegritas Lewat UKK dan Kontrak Politik Rahmatan Lil Alamin

Ia juga berharap program studi lain dapat mengikuti langkah ini, sebagaimana yang telah dirintis oleh Prodi Farmasi melalui jaringan apoteknya serta unit usaha milik Prodi Fisika. Dengan demikian, kontribusi akademik dapat terintegrasi dengan pengembangan bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan.

PT Adi Multi Teknologi hadir dengan jargon “transforming knowledge into value”. Perusahaan ini didesain tidak hanya menyasar pasar internal UAD, tetapi juga berekspansi ke pasar luar dengan menghadirkan solusi, produk, dan layanan komersial yang dibutuhkan industri serta masyarakat luas. Direktur PT Adi Multi Teknologi, Muhammad Faishal, menjelaskan bahwa perusahaan yang berdiri sejak 2019 tersebut telah melalui proses rebranding pada periode 2025–2026 dengan menghadirkan lini bisnis baru.

img_title UAD Tambah Empat Guru Besar Baru

Saat ini, PT Adi Multi Teknologi mengoperasikan Ahmad Dahlan Training Centre, Adi Multi Digital, Ahmad Dahlan Laboratory Services, hingga Ahmad Dahlan Innovation and Commercialization. Lini bisnis tersebut menggarap produk pertahanan keamanan (hankam) maupun non-hankam dengan menggandeng mitra strategis seperti PT Amri, K3 Nasional, dan Aicos. “Perusahaan ini nantinya betul-betul bisa bangkit dan maju serta jauh lebih besar dari UAD,” ucap Faishal optimistis.

Halaman Selanjutnya
img_title