UMY Jadi Tuan Rumah Leadership Training PTMA se-Indonesia
- Humas UMY
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi tuan rumah kegiatan Leadership Training Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dengan topik pembahasan Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara ini berlangsung pada Sabtu (22/11/2025) di Ruang Sidang Komisi Gedung AR Fachruddin A lantai 5 UMY, dengan tujuan memperkuat kompetensi kepemimpinan sekaligus tata kelola universitas bagi para pimpinan PTMA dari seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan dari delapan perguruan tinggi, yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Luwuk, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, serta Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Rombongan peserta diterima langsung oleh jajaran pimpinan UMY, termasuk Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan Global; Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan AIK; serta para direktur dari unit-unit strategis. Dalam kesempatan itu, setiap pimpinan unit memaparkan pengalaman kerja, inovasi, serta sistem tata kelola yang telah diterapkan di UMY.
Mengacu pada panduan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama berupa pemaparan dan dialog interaktif dengan pimpinan universitas mengenai isu-isu strategis, mulai dari sistem penjaminan mutu, pengembangan sumber daya manusia, internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), manajemen kerja sama dan hubungan internasional, hingga tata kelola sistem informasi, keuangan, serta pengelolaan aset dan unit bisnis universitas. Tahap kedua dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke berbagai unit kerja di lingkungan UMY untuk melihat implementasi sistem secara nyata. Peserta diberi keleluasaan menentukan aspek tertentu yang ingin diperdalam, yang kemudian akan menjadi fokus dalam penyusunan laporan akhir kegiatan Leadership Training.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan AIK, Prof Faris Al-Fadhat, menegaskan bahwa penguatan tata kelola universitas tidak dapat dilepaskan dari integrasi nilai-nilai ideologis Muhammadiyah. Menurutnya, internalisasi AIK bukan hanya terkait mata kuliah, tetapi harus meresap dalam setiap kebijakan, keputusan, dan sistem kerja harian. “Inilah prinsip yang terus kami pegang di UMY. Pengembangan universitas harus sejalan dengan identitas sebagai kampus Islami yang berkemajuan,” ujarnya.