UGM dan Jardine Foundation Perkuat Akses Pendidikan Global Lewat Skema Beasiswa

UGM dan Jardine Foundation bersinergi
Sumber :
  • Dok Humas UGM

SLEMAN, VIVA Jogja – Perwakilan yayasan Jardine Foundation berkunjung ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk bersinergi menciptakan pendidikan internasional bagi mahasiswa.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan skema beasiswa yang selama ini telah berjalan, sekaligus membuka ruang bagi perluasan dukungan finansial untuk jenjang sarjana hingga pascasarjana. Rektor UGM, Prof Ova Emilia, menyampaikan bahwa antusiasme mahasiswa terhadap program beasiswa Jardine terus meningkat dari tahun ke tahun. “Perbandingan antara kuota dan jumlah pendaftar mencapai sekitar 1:5. Hal ini menunjukkan semangat belajar sivitas akademika semakin tinggi, sehingga dukungan finansial menjadi aspek penting yang perlu diperkuat,” ujarnya.

Jardine Foundation sendiri merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Jardine Matheson pada 1982, bertepatan dengan peringatan 150 tahun perusahaan tersebut. Yayasan ini dikenal luas sebagai penyedia beasiswa penuh bagi mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan studi di Universitas Oxford dan Universitas Cambridge, baik pada jenjang sarjana maupun pascasarjana.

img_title Festival Jamu Nusantara Dorong Tradisi Minum Herbal Jadi Gaya Hidup Modern

Dalam kesempatan itu, Anthony Nightingale, Direktur Matheson & Co Ltd. sekaligus Komisioner Astra International, menegaskan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara prioritas penerima beasiswa selain Tiongkok. “Kami ingin memastikan kesempatan belajar di universitas bergengsi dapat diakses secara setara, terutama bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial,” katanya.

Sejak 2015, Jardine Foundation telah memberikan dukungan nyata kepada sivitas UGM. Tercatat 17 mahasiswa pascasarjana berhasil menempuh pendidikan di Oxford dan Cambridge, sementara sekitar 40 mahasiswa sarjana menerima beasiswa antara 2022 hingga 2025. Berdasarkan capaian tersebut, UGM melalui Direktorat Kemitraan dan Relasi Global kini mengajukan perluasan fokus skema beasiswa, mencakup program S2 dan S3, baik gelar tunggal maupun ganda.

img_title Pemkot Yogya dan Diwa Foundation Bedah Rumah, Prioritaskan Hunian Layak bagi Disabilitas

Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Puji Astuti, menambahkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar soal bantuan finansial, melainkan juga investasi jangka panjang dalam membina talenta lokal. “Jardine Foundation berkomitmen mendukung mahasiswa setiap tahun, dengan tujuan membentuk pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi bagi masyarakat. UGM pun terus berupaya mewujudkan kesetaraan pendidikan agar dapat diakses oleh seluruh generasi muda Indonesia,” tuturnya.

Dengan arah baru yang tengah dibahas, kerja sama UGM dan Jardine Foundation diharapkan semakin memperkuat posisi kampus sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul, sekaligus membuka jalan bagi mahasiswa Indonesia untuk menembus panggung akademik global.

Halaman Selanjutnya
img_title