PJU Jepara Dikebut, Tapi Titik Gelap Jepara Masih Jadi PR Serius

Tahap awal difokuskan di jalur strategis perbatasan Pecangaan–Tahunan, khususnya Desa Ngabul, dengan total sekitar 60 unit lampu. Proyek yang dimulai
Sumber :
  • Dishub Jepara

JEPARA,VivaJogja – Jalan mulai diterangi, tetapi belum sepenuhnya bebas dari gelap. Pemerintah Kabupaten Jepara menggenjot penataan penerangan jalan umum (PJU) secara bertahap di tengah keterbatasan bantuan pusat yang baru mulai direalisasikan pada 2026.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Deni Hendarko, mengakui bahwa jumlah bantuan yang diterima masih terbatas, sehingga pemasangan difokuskan pada titik-titik prioritas yang dinilai paling rawan.

“Karena bantuan masih sebagian, penanganan kami lakukan bertahap. Yang penting titik-titik gelap bisa segera tertangani,” ujarnya, Senin (16/4).

img_title Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Kaligede Jepara, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pada tahap awal, pemasangan difokuskan di ruas strategis perbatasan Kecamatan Pecangaan hingga Tahunan, khususnya wilayah Desa Ngabul.

Kawasan ini dipilih karena memiliki mobilitas tinggi, namun minim penerangan.

img_title Bertahun-tahun Rusak, Jalan Mayong–Pancur Akhirnya Dibeton, Truk Tambang Dialihkan

Total bantuan yang diterima sekitar 60 unit lampu PJU. Seluruh pengerjaan dilaksanakan oleh pemerintah pusat, mulai dari pembangunan pondasi hingga instalasi jaringan dan sistem pengamanan. 

Pemerintah daerah berperan dalam pengawalan dan koordinasi.

Proyek telah dimulai sejak April 2026 dengan estimasi pengerjaan selama 90 hari dan ditargetkan rampung pada Juni mendatang.

Di sisi lain, Pemkab Jepara juga menyiapkan skema penambahan PJU melalui APBD, meski saat ini masih dalam tahap perencanaan. Jika terealisasi, prioritas akan diarahkan ke jalan protokol yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi.

Upaya peningkatan layanan juga dilakukan melalui perawatan dan perbaikan lampu yang rusak agar kembali berfungsi optimal. Selain itu, kolaborasi dengan pihak swasta melalui program CSR turut dibuka untuk mempercepat penanganan di berbagai titik.

Dengan langkah bertahap ini, Pemkab Jepara berharap penerangan jalan semakin merata. Namun hingga program berjalan penuh, sejumlah titik gelap masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan.

“Penanganan PJU dilakukan bertahap. Bupati juga memiliki program Padang Jingglang sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jepara lebih terang,” pungkasnya.