UMY Mantapkan Langkah Menuju Universitas Entrepreneurial Berbasis Nilai Muhammadiyah
- Dok Humas UMY
BANTUL, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menegaskan arah transformasi institusinya menuju entrepreneurial university yang berdaya saing global dan berakar kuat pada nilai-nilai Muhammadiyah. Komitmen tersebut disampaikan oleh Rektor UMY, Prof Dr Achmad Nurmandi, M.Sc., dalam Rapat Senat Terbuka Milad ke-45 UMY yang digelar di Ballroom Student Dormitory UMY, Sabtu (16/05/2026). Dalam laporan tahunan bertema “Leads the Change, Light the World”, Achmad Nurmandi menekankan bahwa perguruan tinggi harus mampu bergerak adaptif terhadap perubahan global, terutama perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Menurutnya, universitas tidak cukup hanya berkembang, tetapi harus mampu melampaui perubahan zaman dengan inovasi dan kecepatan. “Perguruan tinggi tidak boleh tertinggal. Ia harus menjadi pelopor perubahan dan mampu menjawab tantangan teknologi serta sosial yang muncul,” ujarnya.
Transformasi menuju universitas entrepreneurial diwujudkan melalui penguatan pendidikan, riset, inovasi, dan kolaborasi internasional. Dalam laporan tahunan, UMY mencatat jumlah mahasiswa aktif mencapai 23.007 orang pada tahun akademik 2025/2026 dengan komposisi gender yang seimbang: 50,1 persen perempuan dan 49,9 persen laki-laki. Penerimaan mahasiswa baru juga menunjukkan antusiasme tinggi, dengan 17.185 pendaftar, 9.709 diterima, dan 4.354 melakukan registrasi ulang.
Untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa, UMY melaksanakan berbagai strategi promosi di 24 provinsi melalui roadshow, kunjungan ke 365 sekolah, partisipasi dalam 208 pameran pendidikan, serta kerja sama dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) di 339 sekolah. Upaya ini menunjukkan komitmen UMY dalam memperkuat akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
UMY juga terus memperluas kesempatan belajar melalui program beasiswa. Pada tahun akademik 2024/2025, total beasiswa internal mencapai lebih dari Rp15 miliar, sementara beasiswa eksternal sebesar Rp544 juta. Kebijakan ini menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam mendukung mahasiswa berprestasi dan mereka yang membutuhkan dukungan finansial agar tetap dapat menempuh pendidikan tinggi.
Di bidang riset dan inovasi, UMY mencatat pertumbuhan signifikan. Publikasi ilmiah terindeks Scopus meningkat dari 375 pada tahun 2020 menjadi 1.012 publikasi pada tahun 2025. Saat ini, UMY memiliki 50 jurnal aktif, terdiri dari tiga jurnal Scopus dan Sinta 1, satu jurnal Sinta 1, 21 jurnal Sinta 2, 12 jurnal Sinta 3, delapan jurnal Sinta 4, serta lima jurnal Sinta 5. Capaian ini diperkuat oleh penyelenggaraan International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) yang menghasilkan 1.050 artikel ilmiah pada tahun 2025, meningkat 10,88 persen dibanding tahun sebelumnya.