Angka Stunting di Kudus 3,7 Persen, Ditarget Tahun Ini Turun Zero Stunting

Endhah Endhayani usai dilantik Ketua Tim Penggerak PKK Kudus
Sumber :
  • arif

KUDUS, VIVAJogja-  Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus diminta berkolaborasi dengan instansi vertikal dan horizontal lainnya yang ada di Kota Kretek. Karena itu, semua perbedaan antarinstansi, harus dilebur demi kepentingan masyarakat.

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Pesan itu dikatakan Bupati Kudus, Samani Intakoris saat melantik Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus masa bakti 2025-2030. Serta melantik Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kudus masa bakti 2025-2030 di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.

Bupati Sam’ani meminta pengurus tim Penggerak PKK Kudus, berkolaborasi dengan instansi vertikal dan horizontal. Yakni Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit, ormas wanita dan komunitas wanita lainnya. 

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

“Perbedaan itu pasti ada, tapi harus kita sikapi dengan bijak bahwa program tersebut untuk kepentingan masyarakat,” ujar Samani.

Bupati Samani lantik kepengurusan tim PKK Kudus

Photo :
  • arif

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Menurut Samani, Program PKK merupakan upaya gotong royong untuk menyejahterakan masyarakat. Program PKK, Posyandu dan Pemkab Kudus juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program PKK, Posyandu dan Pemkab Kudus sama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga kolaborasi ini benar-benar maksimal,” harap Samani. 

Selain itu, Samani menyebut Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), adalah langkah strategis dalam mencegah stunting di Kudus. Dari angka kasus stunting di Kudus sekitar 3,7 persen, diharapkan tahun ini turun menjadi 0 persen. 

Begitu juga dengan program untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Karena itu, kader PKK Kudus diminta berinovasi dengan memanfaatkan teknologi.

“Kader PKK juga harus mulai memanfaatkan digitalisasi. Agar pengentasan kemiskinan ekstrem dan mencegah stunting bisa maksimal,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kudus, Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris menambahkan, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tak hanya seremonial saja.

“Peringatan HKG harus menjadi momen dalam merefleksikan kiprah PKK dalam sejahterakan masyarakat Kabupaten Kudus,” terangnya.

Endhah berpesan agar 10 program pokok PKK menjadi pilar, dengan mewujudkan Asta Cita dan Program Prioritas pemerintah pusat. 

Karena itu, Endhah mengajak semua kader PKK turut bertanggungjawab menyusun program kerja komprehensif dan berkelanjutan, berinovasi dan memanfaatkan teknologi informasi.

Halaman Selanjutnya
img_title