Tanggapan RS Mitra Keluarga Slawi Setelah Diputus Kerjasama BPJS Karena Dugaan Klaim Fiktif

Pres rilis RS Mitra Keluarga Slawi
Sumber :
  • Viva Jogja

Tegal, Viva Jogja - Kasus pemutusan kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan dua rumah sakit di Tegal, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik.

Ramadan Berkah: Na’am Law Office Bagikan Ribuan Takjil untuk Masyarakat Tegal

Salah satu rumah sakit yang terlibat dalam kasus dugaan klaim fiktif ini adalah RS Mitra Keluarga Slawi.

Keputusan ini diambil BPJS setelah dugaan adanya praktik phantom procedure, yaitu tindakan curang berupa tagihan fiktif, yang diduga dilakukan pihak rumah sakit. 

Operasi Keselamatan Candi 2025: Langkah Tegas Polres Tegal Menekan Pelanggaran Lalu Lintas

Pemutusan kerjasama ini resmi berlaku pada 7 Oktober 2024 untuk RS Mitra Keluarga Slawi dan 10 Oktober 2024 untuk RS Mitra Keluarga Tegal. Situasi ini tentu menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Manajemen RS Mitra Keluarga Slawi pun akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait putusnya hubungan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Rangkaian Tahun Baru Imlek 2576/2025 di Kelenteng Hok Ie Kiong Slawi: Ada Barongsai hingga Kirab Ritual Cap Go Meh

Melalui konferensi pers yang digelar di RS Mitra Keluarga Slawi, Kamis 10 Oktober 2024, Humas RS Mitra Keluarga Slawi, Topan, menyampaikan klarifikasi atas situasi yang sedang berlangsung.

Namun, konferensi ini tidak diizinkan untuk diabadikan oleh media, baik dalam bentuk foto maupun video. Bahkan, awak media tidak diperbolehkan mengambil gambar gedung rumah sakit dari luar area RS.

Halaman Selanjutnya
img_title