Hujan Deras Picu Longsor di Karanganyar, Dua Kecamatan Terdampak

Ilustrasi Longsor
Sumber :
  • Ilustrasi/VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karanganyar memicu dua kejadian tanah longsor di wilayah berbeda, Selasa (13/1/2026) malam. 

img_title SILPA Rp214 Miliar Jadi Modal Baru Karanganyar, DPRD Minta Dimaksimalkan untuk Percepat Pembangunan dan Dongkrak PAD

Longsor menyebabkan kerusakan rumah warga dan akses jalan desa, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar melaporkan, longsor pertama terjadi di Dukuh Kasihan, RT 01 RW 07, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, sekitar pukul 21.00 WIB. 

img_title Tekan Kebocoran PAD, DPRD Karanganyar Dorong Seluruh Pembayaran Pajak dan Retribusi Beralih ke Sistem Digital

Longsor berupa runtuhan talud dan perigi di pekarangan rumah warga dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi mencapai 5 meter.

Material longsoran menimpa rumah milik Sumarjo dan menyebabkan tembok dapur ambrol. Ketua BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyebut hujan dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama pemicu peristiwa tersebut.

img_title Festival Perumahan Karanganyar Dibuka, 42 Pengembang Tawarkan Rumah Subsidi Mulai Rp166 Juta

“Curah hujan tinggi membuat kondisi tanah labil sehingga talud dan perigi runtuh,” ujar Hendro, Rabu (14/1/2026).

Kejadian serupa juga terjadi di Dusun Katak, RT 01 RW 03, Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan, sekitar pukul 19.00 WIB.

Longsor akibat hujan deras berdurasi lama itu menutup sekitar setengah badan jalan desa dan sempat mengganggu aktivitas warga.

Selain menutup akses jalan, longsor di Karangpandan menyebabkan talud pekarangan rumah milik Sulomo (48) runtuh dengan ukuran kurang lebih 2 x 8 meter.

“Dari seluruh kejadian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” imbuh Hendro.

BPBD Karanganyar telah melakukan kaji cepat, pendataan, serta penyaluran bantuan logistik awal kepada warga terdampak. Kondisi di lokasi kejadian saat ini dilaporkan aman dan terkendali.

Pembersihan material longsor akan dilakukan melalui kerja bakti warga dengan pendampingan aparat setempat. BPBD juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.