Tujuh Hari Nihil, Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Diperpanjang

Pencarian pendaki hilang diperpanjang 3 hari
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Operasi pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, kawasan lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, resmi diperpanjang selama tiga hari. Keputusan tersebut diambil setelah upaya pencarian selama tujuh hari belum membuahkan hasil.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Perpanjangan pencarian disepakati dalam rapat koordinasi yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Basarnas, Forkopincam Tawangmangu, unsur TNI-Polri, relawan, serta pihak keluarga korban.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayotno, mengatakan hingga hari ketujuh operasi, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

“Hasil pencarian selama tujuh hari masih nihil. Berdasarkan kesepakatan bersama, operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari, yakni Senin hingga Rabu,” kata Hendro, Minggu (25/1/2026).

Dalam operasi lanjutan tersebut, hampir 300 personel diterjunkan untuk menyisir jalur pendakian dan area sekitar Bukit Mongkrang. Personel terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

img_title Kelola 25 Destinasi di Tiga Provinsi, The Lawu Group Menjelma Jadi Raksasa Wisata Regional

Pada hari ketujuh pencarian, tim SAR mengerahkan 10 Search and Rescue Unit (SRU) yang dibagi ke sejumlah sektor sesuai hasil evaluasi lapangan.

Selain pencarian manual, anjing pelacak (K9) dari Polres turut dilibatkan guna membantu penelusuran di medan yang sulit dijangkau.

Terkait adanya laporan dari relawan mengenai kondisi tertentu di beberapa titik pencarian, Hendro menegaskan bahwa tim SAR gabungan telah melakukan pengecekan dan penelusuran langsung ke lokasi-lokasi yang dilaporkan.

“Sejumlah area sudah kami sisir secara intensif. Namun sampai saat ini belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban,” ujarnya.

Selain upaya pencarian di lapangan, masyarakat setempat juga melakukan ikhtiar batin. Pada Senin (26/1/2026) pagi, komunitas Gondosuli Peduli dijadwalkan menggelar Salat Istianah di area basecamp Bukit Mongkrang.

Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan sekitar pukul 06.30 WIB dan diperkirakan diikuti oleh puluhan peserta.

BPBD Karanganyar mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta mendukung proses pencarian dengan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Tim SAR akan terus berupaya maksimal selama masa perpanjangan pencarian ini,” pungkas Hendro.