Bea Cukai Turunkan Drone, Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masuki Hari ke-9
- Ist/VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Dua drone Bea Cukai diterjunkan dalam operasi pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar.
Dukungan pemantauan udara tersebut diberikan saat pencarian memasuki hari ke-9, Selasa (27/1/2026), dengan fokus penyisiran di area berisiko tinggi.
Sejak pagi, ratusan personel gabungan dari Basarnas, BPBD Karanganyar, TNI, Polri, relawan, serta unsur potensi SAR kembali dikerahkan.
Tim pencari dibagi ke dalam sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir jalur dari Pos 3 menuju area atas, berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.
Kepala BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan dua unit drone yang digunakan berasal dari Bea Cukai Semarang dan Bea Cukai Solo.
Drone tersebut difungsikan untuk memantau lembah curam dan jalur sempit yang memiliki tingkat risiko tinggi bagi personel darat.
“Dukungan drone dari Bea Cukai membantu kami memperluas jangkauan pemantauan tanpa harus menempatkan personel di area yang berbahaya,” ujar Hendro, Selasa (27/1/2026).
Selain pemantauan udara, tim gabungan juga kembali mengerahkan unit K-9 untuk menelusuri titik-titik yang sebelumnya terdeteksi adanya indikasi bau menyengat.
Tim Bayangan diterjunkan dari Pos 2 menuju Pos 3 guna memastikan tidak ada jalur yang terlewat dalam proses pencarian.
Untuk menjaga efektivitas dan keselamatan operasi, tim SAR melakukan penandaan jalur menggunakan tali rafia pada area yang telah disisir.
Sejumlah perlengkapan tambahan seperti tim vertikal, alat pembuka jalur, serta alat pelindung diri disiagakan menyesuaikan karakter medan pencarian.
“Pola pencarian hari ini kami fokuskan pada penyempitan area berdasarkan evaluasi lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel,” tambah Hendro.
Operasi pencarian di Bukit Mongkrang akan terus dilanjutkan hingga ditemukan petunjuk baru terkait keberadaan korban.
Tim gabungan berharap dukungan teknologi, termasuk drone Bea Cukai, serta koordinasi lintas instansi dapat mempercepat proses pencarian di kawasan Gunung Lawu yang memiliki medan berat dan cuaca dinamis.