10 Hari Tak Dijemput, Ambulans Beratribut Partai Masih Terparkir di SPBU Karanganyar
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Kendaraan ambulans beratribut partai politik terparkir selama sekitar 10 hari di area SPBU Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hingga Jumat (26/2/2026) pukul 15.30 WIB, kendaraan tersebut masih berada di lokasi tanpa keterangan resmi dari pihak pemilik terkait waktu pengambilan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ambulans berpelat nomor luar daerah itu terparkir di sisi area SPBU. Pada bodi kendaraan terlihat logo partai politik serta foto seorang bakal calon legislatif bersama tokoh nasional pendiri partai.
Petugas keamanan SPBU Papahan, Shodikin, mengatakan ambulans tersebut datang pada Senin (17/2/2026) menjelang waktu magrib dalam kondisi tidak dapat beroperasi dan harus ditarik kendaraan lain.
“Pengemudinya izin menitipkan satu malam saja. Katanya besok akan diambil bengkel,” ujar Shodikin saat ditemui di lokasi, Kamis (26/2/2026).
Namun hingga beberapa hari berlalu, kendaraan tersebut belum juga dipindahkan. Pihak keamanan kemudian melaporkan kondisi itu kepada perangkat wilayah setempat sebagai bentuk pemberitahuan.
Keberadaan ambulans tersebut turut diinformasikan kepada jaringan relawan ambulans di Karanganyar dan Solo Raya guna memastikan apakah ada pihak yang mengenali penanggung jawab kendaraan.
Koordinator paguyuban relawan ambulans setempat, Iwan, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan menyebarkan informasi ke sejumlah grup komunikasi relawan, termasuk wilayah Klaten.
“Kami sudah teruskan ke jaringan relawan. Harapannya jika ada yang mengetahui pemiliknya bisa segera menghubungi pengelola SPBU,” katanya.
Ia menambahkan, apabila dalam waktu dekat belum ada kepastian, koordinasi dengan aparat kepolisian akan dipertimbangkan guna memastikan status kendaraan.
SPBU Papahan berada di jalur penghubung Solo–Karanganyar yang cukup padat aktivitas kendaraan setiap hari. Pihak pengelola berharap kendaraan tersebut segera dipindahkan karena area itu bukan diperuntukkan sebagai tempat parkir jangka panjang.
Hingga Jumat (26/2/2026) sore, ambulans tersebut masih berada di lokasi. Pengelola bersama pihak terkait kini menunggu kepastian dari pemilik atau penanggung jawab kendaraan agar situasi tidak berlarut-larut dan aktivitas operasional tetap berjalan normal.