53 Atlet Serbu Seleksi Panahan Popda 2026 Karanganyar, Persaingan Kian Sengit

Atlet pelajar mengikuti seleksi panahan Popda 2026 di Karanganyar.
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Persaingan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 cabang panahan di Karanganyar mulai memanas. Puluhan atlet pelajar turun bertarung memperebutkan peluang masuk skuad terbaik daerah.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Seleksi yang digelar di Stadion 45 Karanganyar, Minggu (26/4), berlangsung dalam atmosfer kompetitif sejak sesi awal. Para peserta langsung dihadapkan pada sistem pertandingan yang menuntut akurasi tinggi dan konsistensi di setiap ronde.

Dalam seleksi ini, atlet harus menyelesaikan beberapa seri tembakan dengan jumlah anak panah yang sama di tiap ronde. Fokus, teknik, dan mental bertanding menjadi faktor penentu untuk bisa bersaing di papan atas.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

Jumlah peserta yang mencapai 53 atlet menjadi warna tersendiri dalam seleksi kali ini. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya persaingan sekaligus memperketat peluang lolos ke tahap berikutnya.

Ketua Perpani Karanganyar, Latri Listyowati, menilai tingginya partisipasi menjadi bukti bahwa kualitas kompetisi semakin meningkat.

img_title Kelola 25 Destinasi di Tiga Provinsi, The Lawu Group Menjelma Jadi Raksasa Wisata Regional

“Persaingan sekarang jauh lebih ketat. Atlet tidak hanya dituntut bagus secara teknik, tapi juga harus stabil di setiap sesi,” ujarnya, Minggu (26/4/2026). 

Para peserta berasal dari berbagai kategori usia dan divisi pertandingan, mulai dari nomor nasional hingga compound dan recurve. Setiap divisi menghadirkan karakter pertandingan yang berbeda.

Wakil Ketua II Bidang Prestasi Perpani Karanganyar, Aryo Kurniawan, menjelaskan bahwa proses seleksi difokuskan untuk mendapatkan atlet dengan performa paling konsisten.

Menurutnya, hasil seleksi ini akan menjadi dasar pembentukan kerangka tim, meskipun keputusan akhir tetap menunggu penetapan dari pihak terkait.

Catatan pada edisi sebelumnya menunjukkan Karanganyar mampu bersaing di level atas dengan raihan medali emas dari nomor compound. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet muda untuk menembus tim utama.

Setelah tahap seleksi, atlet yang masuk radar akan dipersiapkan melalui program latihan intensif. Mereka diharapkan mampu tampil maksimal saat membawa nama Karanganyar di Popda 2026.